
Ilustri istri minta cerai
JawaPos.com - Bisnis AD di bidang kuliner bangkrut karena terdampak pandemi. Rumah makan miliknya di kawasan Surabaya Barat tutup sejak dua tahun lalu. Sejak saat itu, perekonomian pria 30 tahun tersebut tidak sebaik sebelumnya.
Sang istri, CL, tidak bisa menerima kondisi keuangan suaminya. Perempuan 29 tahun yang sudah terbiasa hidup berkecukupan itu memilih untuk meninggalkan suaminya dan seorang anaknya.
CL memilih untuk tinggal di rumah orang tuanya di Gresik. Karena itu, AD memutuskan untuk menalak cerai istrinya di Pengadilan Agama Surabaya.
’’Sejak akhir 2021 kami pisah ranjang yang sampai sekarang sudah berjalan dua tahun,’’ ungkap AD dalam permohonan talak cerai yang diajukannya di Pengadilan Agama Surabaya.
Sebelum CL pergi meninggalkannya, AD mengaku kerap terlibat pertengkaran dengan istrinya tersebut. Hubungan keduanya sudah tidak harmonis lagi. ’’Istri tidak dapat menerima kondisi keuangan saya yang saat itu mengalami kebangkrutan,’’ katanya.
Kini AD telah resmi bercerai dengan istrinya. Hak asuh anak semata wayang diberikan kepadanya. Setelah pandemi berakhir, AD merintis bisnis kuliner yang sebelumnya bangkrut. Kini warung yang dibukanya sudah mulai berjalan. (gas/c7/eko)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
