Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juli 2023 | 19.46 WIB

UPN Veteran Jatim Borong Penghargaan Capaian Indikator Kinerja Utama PTN BLU

Gedung UPN Veteran Jatim - Image

Gedung UPN Veteran Jatim

JawaPos.com – Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) Surabaya meraih penghargaan unggulan indikator kinerja utama (IKU) dari Ditjen Diktiristek. Di antaranya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

UPN Veteran Jawa Timur berhasil memborong penghargaan capaian IKU di Liga PTN BLU (badan layanan umum). Yakni, pertumbuhan IKU terbaik PTN BLU, Top 10 Liga PTN BLU, Keunggulan IKU 1, Keunggulan IKU 2, dan Keunggulan IKU 8.

Sementara itu, ITS berhasil mempertahankan prestasi dengan penghargaan unggulan IKU 1 PTN BH. Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi mengatakan, ada delapan indikator IKU yang dinilai oleh Ditjen Diktiristek. Pihaknya terus berupaya untuk memenuhi delapan indikator tersebut.

Salah satunya, menghasilkan lulusan yang memperoleh kerja kurang dari tiga bulan setelah lulus dengan gaji minimal UMR. Dari hasil tracer per periode lulusan, rerata sudah bekerja tiga bulan setelah lulus sekitar 78 persen. Sisanya antara 4–6 bulan.

”Kami dapat terbaik di PTN BLU se-Indonesia,” katanya, Minggu (23/7).

Fauzi menambahkan, indikator penilaian dilihat dari mahasiswa yang memiliki pengalaman di luar kampus. Misalnya, mengikuti magang di perusahaan besar, pengalaman riset, pertukaran mahasiswa ke luar negeri, dan mahasiswa membangun desa.

”Pada indikator ini, UPN terbaik di PTN BLU Indonesia,” ucap Fauzi.

Direktur Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS Dr Imam Abadi ST MT mengatakan, saat ini 88,8 persen alumni ITS angkatan 2021 telah memenuhi syarat penilaian IKU. Yakni, berpenghasilan per bulan 1,2 kali lebih besar dari UMR.

”Sebanyak 78 persen lulusan melanjutkan bekerja, 6 persen memilih berwirausaha, dan 4,8 persen memilih untuk melanjutkan studi,” katanya.

Imam menuturkan, para lulusan ITS menyebar di berbagai sektor. Mulai industri nasional dan multinasional, industri swasta nasional, industri regional, hingga menjadi pegawai negeri.

”Industri memang masih menjadi sektor yang mendominasi. Namun, bukan mustahil kami bisa meluaskan prospek lebih dari ini,” tuturnya. (ayu/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore