Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juli 2023 | 17.59 WIB

Kalau Bikin Ulah Lagi, Polisi Pastikan 26 Oknum Pesilat di Gresik Tak Bisa Urus SKCK

DIAMANKAN: Sebanyak 26 oknum pesilat dibina jajaran Satreskrim Polres Gresik karena melakukan aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam. - Image

DIAMANKAN: Sebanyak 26 oknum pesilat dibina jajaran Satreskrim Polres Gresik karena melakukan aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam.

JawaPos.com - Jajaran Satreskrim Polres Gresik terpaksa mengamankan 26 oknum pesilat. Mereka terlibat aksi anarkistis di kawasan Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (22/7) malam.

Para pesilat pun menjalani pembinaan lantaran mayoritas masih berusia di bawah umur. Ulah tak bertanggungjawab itu sempat membuat situasi mencekam.

Pawai oknum pesilat sempat menimbulkan kerusuhan. Bahkan berbuntut perusakan kendaraan bermotor, warung, hingga pertokoan milik warga sekitar.

’’Saat diamankan, mayoritas dalam kondisi mabuk minuman keras. Masyarakat setempat juga merasa ketakutan,’’ beber Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan Minggu (23/7).

Aksi tersebut sangat menganggu kekondusifan kamtibmas. Sebanyak 26 oknum pesilat tersebut mendapat pembinaan dari jajaran kepolisian.

’’Atas kebijakan pimpinan, mereka kami pulangkan. Namun, tetap ada atensi yang diberikan,’’ bebernya.

Misalnya, seluruh identitas oknum pesilat tersebut telah masuk catatan kepolisian. Nanti jika kembali terlibat aksi kriminalitas, mereka dipastikan tidak akan bisa mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

’’Berlaku di kantor kepolisian di seluruh Indonesia,’’ jelas Aldhino. Selain itu, pihaknya telah bersurat kepada setiap organisasi. Tempat para oknum pesilat tersebut bersekolah atau bekerja.

’’Berisi bahwa mereka terlibat ke rusuhan dan diamankan Polres Gresik. Langkah itu sebagai efek jera sekaligus pencegahan bagi oknum lainnya,’’ ujar alumnus Akpol 2015 tersebut.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pun berpesan kepada para orang tua. Mereka diharapkan memberikan pengawasan dan perhatian lebih kepada putra-putranya.

’’Supaya tidak terlibat aksi kriminalitas maupun kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan,’’ ucap Adhitya. (yog/c12/diq)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore