Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juni 2023 | 01.20 WIB

Angeline Nathania Dibunuh Secara Keji Bukan di Mojokerto, tapi di Surabaya

Polrestabes Surabaya menghadirkan pelaku pembunuhan mahasiswi dalam konferensi pers di mapolrestabes, Jumat (9/6). - Image

Polrestabes Surabaya menghadirkan pelaku pembunuhan mahasiswi dalam konferensi pers di mapolrestabes, Jumat (9/6).

JawaPos.com–Fakta baru tentang kasus pembunuhan Angeline Nathania, mahasiswi fakultas hukum, Universitas Surabaya (Ubaya), yang ditemukan tewas di dalam koper satu per satu terkuak.

Polrestabes Surabaya menghadirkan pelaku, RBA, di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (9/6) pukul 17.24. Tak banyak kata, RBA hanya tertunduk lesu ketika dihadapkan di depan awak media dalam konferensi pers.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce mengatakan, pembunuhan Angeline Nathania tidak dilakukan di Pacet, Mojokerto. Korban dihabisi pelaku dengan diikat di kawasan Wonorejo, Kebun Bibit Mangrove, Surabaya.

”Pelaku merasa tersinggung dan sakit hati dengan korban. Selain itu, pelaku juga ada motif ingin menguasai harta benda korban,” terang Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce kepada awak media.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu menuturkan, pelaku dijerat dengan pasal berlapis. Yakni, pasal 338 dan 340 KUHP. ”Atas tindakan pembunuhan dan pembunuhan dengan berencana,” terang Pasma Royce.

Dari tangan pelaku, polisi menyita HP milik korban, koper hitam, plastik wrap, dan satu unit mobil atas nama Kevin Oktavianus.

Sebelumnya, Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil menyingkap misteri mayat perempuan dalam koper yang ditemukan di Pacet, Mojokerto, pada Rabu (7/6). Setelah diidentifikasi di RSUD Soetomo pada Rabu malam, ternyata mayat itu bernama Angeline Nathania (AN).

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan, tubuh korban ditemukan tepat di jurang kawasan Pacet, Mojokerto. Kondisi tubuh korban utuh. Tidak dimutilasi.

”Informasi awal, korban dicekik lalu dimasukkan koper,” ujar Haryoko Widhi saat dikonfirmasi JawaPos.com.

”Motif awal, pelaku merasa sakit hati terhadap ucapan korban,” tambah Haryoko.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore