
Rumah terduga teroris di Kawasan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya.
JawaPos.com–Penggeledahan terduga teroris Yudho Ratmiko di Kawasan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Rabu (24/5), menggemparkan para tetangga sekitar. Tidak terkecuali Ketua RW 1 Sidorukun Gang 6, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Joko Aji.
Terduga teroris di Surabaya, Yudho, itu ternyata telah menikah. Joko menuturkan, Yudho menikah dengan orang Malang, Jawa Timur. Saat ini, istri Yudho dan kedua anaknya ada di Malang.
”Jadi, rumah di Sidorukun hanya ditempati kedua orang tua Yudho. Kedua orang tuanya ini sudah lansia,” kata Joko kepada JawaPos.com.
Joko mengungkapkan, sebelumnya, dirinya tak pernah tahu kapan pesta pernikahan Yudho dengan istri. Tiba-tiba, dia mendapat informasi bahwa Yudho sudah menikah dan punya anak.
”Istrinya sama Yudho juga sama-sama tertutup. Kami jarang tahu istrinya di Surabaya, istrinya waktu itu ke Surabaya. Itu sudah lama,” ujar Joko.
Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menggeledah rumah terduga teroris Yudho Ratmiko di Kawasan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Rabu (24/5). Berdasar pantauan JawaPos.com, Yudho tinggal bersama orang tuanya, Hardik dan Siti. Baik Siti atau Hardik irit bicara saat ditemui awak media.
Menurut pengakuan dari salah seorang warga, Yati (bukan nama sebenarnya), Densus 88 tiba di rumah Yudho sekitar pukul 09.15. Penggeledahan dilakukan lebih kurang 1,5 jam lamanya.
Yati mengungkapkan, warga sempat kaget ketika para anggota Densus 88 tiba di kampungnya. ”Saya pikir ada penangkapan narkoba, hitam-hitam (pakaian anggota Densus 88),” ungkap Yati.
Ketua RW 1 Sidorukun Gang 6 Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Joko Aji menuturkan, Densus 88 membawa beberapa buku kajian jihad dari rumah Yudho. ”Jumlahnya lumayan banyak. Segelangsing buku jihad dan satu kardus buku jihad juga,” ungkap Joko kepada JawaPos.com.
Joko menuturkan, Yudho memiliki adik kandung. Keluarga Yudho adalah warga lama yang tinggal di Krembangan. ”Bukan lahir di Krembangan, tapi memang lama di sana tinggalnya,” ucap Joko.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
