
HARUS CEKATAN: Petugas DPKP mengevakuasi berang-berang yang mengacak-acak toko peracangan. (DPKP)
JawaPos.com - Pagi masih buta, Unit Dog Lovers Damkar Surabaya menerima laporan soal satwa dari Command Center 112. Seekor berang-berang atau otter lepas. Pemilik tidak berani menangkapnya, apalagi setelah mendapat gigitan di tangannya.
Otter jantan tersebut ditempatkan di sebuah kandang besi oleh pemiliknya. Sekitar pukul 23.00 warga Putat Jaya itu memberi makan. Namun sayangnya, kandang tidak tertutup sempurna.
Otter itu memang sedang aktif-aktifnya. Apalagi dia sedang masuk masa berahi. Menjadi lebih aktif dan agresif, ia memaksa keluar kandang untuk mencari pasangan.
Pukul 01.00 dini hari, Rendi sang pemilik otter berusaha mencari.
Ketemu, namun seketika itu pula dia trauma. Otter miliknya tersebut menggigit tangannya. Sampai luka. Dia menyerah. Akhirnya, Rendi berinisiatif lapor ke Command Center 112. Tidak butuh waktu lama, sekitar pukul 04.00 dini hari petugas segera tiba di lokasi kejadian. Berbekal sarung tangan, petugas mulai mengobok-obok rumah Rendi.
’’Akhirnya ketemu, namun saat mau ditangkap ia kabur. Otter itu masuk ke salah satu rumah di depannya,’’ ujar anggota Unit Satwa Damkar Surabaya Muharrom Pratama.
Mau tidak mau, petugas harus masuk ke sana. Karakter berang-berang memang lucu. Saat petugas sudah mulai lelah, otter itu tampak ngece.
’’Telentang di lantai sambil melihat ke kami. Langsung kami kejar lagi, ia berhasil masuk ke toko,’’ katanya.
Toko peracangan itu milik tetangga Rendi. Pemilik pun sempat heboh, berang-berang tersebut mengacak-acak isi toko. Rak berisi mi, sabun, dan lainnya tumplek blek ke lantai.
’Berantakan pokoknya. Nah, di toko itu pula akhirnya otter itu berhasil kami tangkap. Karena masih sayang, otter tetap dipelihara pemiliknya,’’ kata Muharrom. (gal/c6/git)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
