
Photo
JawaPos.com- Pengerjaan sudetan saluran baru di Jalan Dharmawangsa, Surabaya, tinggal menunggu waktu. Hal itu dilakukan setelah sudetan di Jalan Karimun Jawa dan Jalan Jawa tuntas Minggu (30/10).
Crossing saluran dengan Rumah Pompa Dharmahusada tersebut dilakukan setelah saluran U-ditch ukuran 100 x 120 sentimeter tuntas hingga Jalan Prof Dr Moestopo. Sebagian jalan juga belum dicor.
Menurut Subkoordinator Pemeliharaan Saluran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kota Surabaya Ahmad Idi Pratiknyo, pengecoran jalan dilakukan setelah U-ditch benar-benar tersambung.
”Pasti. Pengecoran dilakukan bertahap. Sebagian sisi selatan juga sudah dicor,” katanya. Beberapa sumber Jawa Pos menyebutkan, crossing saluran bakal dilaksanakan hari ini (2/11).
Meski begitu, soal waktu pelaksanaan crossing, Idi memastikan dilakukan dalam pekan ini. Menurut dia, pelaksanaan sudetan baru menunggu beberapa material utama dalam pembangunan saluran.
”Ada alat pemadatan yang belum datang. Alat best cost. Tapi, kami memastikan bisa dilakukan pekan ini,” ujarnya. Soal metode pengerjaan saluran, Idi memastikan pengerjaan menggunakan sistem buka tutup jalan.
Sistem buka tutup tersebut dinilai efektif lantaran simpang empat Jalan Prof Dr Moestopo merupakan jalur utama. Terlebih, ada fasilitas publik primer di lokasi tersebut, yakni RSUD dr Soetomo.
”Nggak seperti di Gubeng lalu. Sempat kami tutup total di akhir pekan. Karena seluruh alat juga sudah ready,” paparnya. Soal kontur jalan yang tidak rata atau lebih rendah sisi selatan ketimbang sisi utara, pelaluan air bakal ditanam di simpang empat tersebut.
Sebab, beberapa kasus genangan yang terjadi di kawasan tersebut berada di sisi timur dan selatan. Posisi sisi jalan tersebut lebih rendah dengan bagian utara atau yang dekat dengan Rumah Pompa Dharmahusada. ”Sebelum November, jalur tersebut sudah normal. Agar saat puncak hujan, seluruh sudetan baru bisa berfungsi optimal,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
