
Azrul Ananda (kiri) saat mengumumkan pengunduran diri. Rafika Yahya/JawaPos
JawaPos.com–Presiden Persebaya Azrul Ananda resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman yang disampaikan Jumat (16/9), itu merupakan buntut kekalahan Persebaya melawan RANS Nusantara, Kamis (15/9) malam.
”Saya akan mundur dari CEO Persebaya,” kata Azrul di kantor Persebaya, di Surabaya Town Square (Sutos).
Dia juga mengucapkan terima kasih pada para pelatih dan pemain. Menurut dia, tak mudah menjalani liga di tengah banyaknya ketidakjelasan dan ketidakpastian laga.
Dia meminta seluruh pemain dan pelatih tidak merasa khawatir dengan masa depannya. Sebab meskipun mundur, dia berjanji manajemen tetap menuntaskan kinerja hingga akhir.
”Jangan khawatir para pemain, jangan khawatir para pelatih. Kita akan tuntaskan semuanya tanpa keluhan-keluhan atau apa-apa,” tegas Azrul.
Azrul juga berjanji memberikan dukungan tinggi atas masa depan Persebaya. Selama lima tahun, lanjut dia, sudah terbiasa dengan dinamika pelatih dan pemain.
”Kita punya jajaran pelatih yang hatinya hijau (tulus). Saya percaya tim ini punya prospek. Saya minta tolong beri support sebaik mungkin. Kami cari cara supaya Persebaya lebih baik,” ucap Azrul.
”Saya ucapkan mohon maaf karena telah mengecewakan. Bukan pemain yang mengecewakan. Saya yang mengecewakan dengan hasil pertandingan ini. Saya tidak ingin orang lain menerima dampaknya,” tambah dia.
Dia mengaku seharusnya sejak 2020 Persebaya bisa lebih baik. Azrul juga mengakui sudah mendengar tuduhan Bonek, sebutan fans Persebaya, bahwa manajemen terlalu banyak alasan.
”Kita semua capek mencari alasan. Jadi saya mohon maaf Wali Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, pada coach Aji, saya mohon maaf pada seluruh sponsor, pada Persebaya, pada Yahya,” tutur Azrul.
Usai mundur, Azrul memastikan posisi Presiden Persebaya akan diserahkan kepada pihak selanjutnya. Namun dia tak menyebut siapa.
”Setelah itu akan serahkan kepada pihak yang kami harapkan lebih baik daripada saya dan kita sudah sepakat dari dulu kan kita selalu komit sampai akhir musim,” ujar Azrul.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
