Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 September 2022 | 03.42 WIB

Pemkot Surabaya Gandeng Hipmi Beri Modal Usaha MBR

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah), bersama perwakilan Hipmi dan Kadin. Istimewa - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah), bersama perwakilan Hipmi dan Kadin. Istimewa

JawaPos.com–Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dan Komunal Indonesia Fintech memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan anak muda untuk membuka usaha. Itu untuk mendukung program pemkot dalam mengentaskan kemiskinan di Surabaya.

Dukungan dari Hipmi, Kadin, dan Komunal Indonesia, itu disambut baik Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat pertemuan di Kantor Balai Kota, Selasa (13/9).

”Program kolaborasi bersama pemkot ini bernama Jawara Komunal. Program ini diprioritaskan bagi MBR. Kami memberikan permodalan dan akses peluang untuk menjadi pengusaha,” kata Bendahara Umum Hipmi Surabaya sekaligus Co-Founder & Chief Operating Officer (COO) Komunal Indonesia Fintech Rico Tedyono, di lobi lantai 1 Kantor Balai Kota Surabaya.

Rico menjelaskan, tujuan kolaborasi itu bukan hanya fokus mengentaskan MBR. Akan tetapi juga meningkatkan percepatan perekonomian di Kota Surabaya.

”Kami memberi akses permodalan mulai dari Rp 5 juta - Rp 25 juta untuk setiap MBR yang ingin membuka toko kelontong (tokel). Kami juga bekerja sama dengan Komunal fintech neo-rural bank untuk memilih toko yang pantas mendapatkan permodalan,” jelas Rico.

Menurut Rico, data MBR didapat dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya. Setelah itu, akan petakan wilayah yang perlu mendapatkan bantuan terlebih dahulu.

”Sehingga di wilayah itu akan menjadi prioritas untuk segera kami entaskan agar tidak jadi pengangguran. Jadi bantuan permodalan yang kami beri bukan berupa uang, namun berupa barang,” terang Rico.

Dia menyampaikan, program Jawara Komunal itu sudah dimulai sejak akhir Juli. Perputaran modal bentuk barang saat itu sekitar Rp 800 juta - Rp 900 juta. Seiring berjalannya waktu, perputaran modal terus meningkat senilai Rp 1,3 miliar pada 17 Agustus.

Sementara itu, Ketua Hipmi Surabaya Denny Yan Rustanto menambahkan, peluang usaha bagi MBR dan pemuda di Kota Surabaya disesuaikan kemampuan masing-masing. Penerima modal juga melalui tahap kurasi agar modal yang didapatkan bisa cepat berputar.

”Target kami adalah, dengan bantuan permodalan ini akan ahir pengusaha-pengusaha baru dan memberikan dampak baik serta memutus kemiskinan di Surabaya,” tutur Denny.

Bagi pemuda yang ingin menjadi wirausaha, da kelas untuk belajar dan sebagainya. ”Kami juga menggandeng startup, organisasi di luar Hipmi untuk mendapatkan modal atau ilmu berwirausaha,” papar Denny.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore