Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juli 2022 | 05.43 WIB

UMKM dan Food Truck Bakal Punya Jadwal Jualan di CFD Jembatan Suroboyo

Suasana CFD di Jembatan Suroboyo. Humas Pemkot Surabaya - Image

Suasana CFD di Jembatan Suroboyo. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membuka kegiatan car free day (CFD) di Jembatan Suroboyo. Selain menjadi salah satu alternatif lokasi untuk berolahraga, masyarakat juga menikmati pemandangan terbaik dari pesisir Kota Surabaya, yakni keindahan Pantai Kenjeran.

Tak jauh berbeda dengan konsep Tunjungan Romansa, CFD di Jembatan Suroboyo juga menghadirkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pergelaran musik akustik dan ditambah dengan kehadiran food truck.

”Jembatan Suroboyo kita buka untuk CFD, di situ juga ada food truck dan sedang kita uji coba dulu. Karena, kita meminta UMKM yang di sana itu untuk bergerak,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (6/7).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya akan menata dan mendata UMKM di kawasan Jembatan Suroboyo. Sebab, Jembatan Suroboyo yang dibangun menggunakan APBD, harus bisa memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat sekitar.

”Ini sekarang kita hitung jumlah UMKM, mereka akan masuk bergantian seperti Tunjungan Romansa, yakni setiap satu minggu sekali secara bergantian,” ungkap Eri.

Pemkot Surabaya memastikan kuota UMKM yang hendak membuka lapak dagangan di Jembatan Suroboyo. Setelah itu, baru pemkot bisa menentukan jadwal dagang dari setiap UMKM.

”Jadi kita memastikan lagi jumlah UMKM yang berjualan di Jembatan Suroboyo, baru kita lakukan rolling,” ujar Eri.

Wali Kota Eri Cahyadi juga berencana membuka wisata Jembatan Surabaya pada malam hari setiap akhir pekan. Masyarakat bisa menikmati keindahan dan gemerlapnya pertunjukkan air mancur menari, sambil menikmati produk UMKM dari warga sekitar.

”Insya Allah Sabtu malam Minggu, tetapi saya ingin Jumat, Sabtu, dan Minggu. Namun, kita lihat jumlah UMKM berapa. Agar kawasan wisata ini juga bisa bermanfaat untuk UMKM Surabaya,” jelas Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, konsep yang digunakan pada CFD di Jembatan Suroboyo dengan menghadirkan food truck adalah tahap uji coba. Sebab, dia ingin melihat antusiasme dari pemilik food truck.

”Kita lakukan evaluasi, apakah bisa dilakukan setiap minggu atau satu bulan sekali. Sebab, kita ingin fokus untuk menggerakkan UMKM lokal dari kawasan sekitar,” ujar Yos.

UMKM di sekitar kawasan Jembatan Suroboyo adalah UMKM binaan dari Kecamatan Bulak, Kecamatan Kenjeran, serta dari tempat wisata Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.

”Kami sudah menjadwalkan secara bergantian UMKM mana saja yang akan masuk untuk berdagang di Jembatan Suroboyo. Untuk setiap sesi, kami menyediakan 20 UMKM,” terang Yos.

Sedangkan UMKM food truck yang dilibatkan juga akan dilakukan secara bergantian. Saat pelaksanaan uji coba, UMKM food truck sangat antusias dan tidak menyangka bahwa para pengunjung akan langsung memborong habis dagangan mereka.

”Alhamdulillah, mereka mengaku ingin ikut kembali dalam kegiatan CFD di Jembatan Suroboyo. Sama halnya dengan UMKM binaan kelurahan, kecamatan, dan THP Kenjeran, bahwa dagangan mereka sudah habis terjual,” ungkap Yos.

Pembukaan Jembatan Suroboyo pada akhir pekan di malam hari, telah dibuka sejak Maret. Tetapi, pada April hingga Mei, ditutup sementara karena bertepatan dengan bulan puasa.

”Juni sudah kita buka. Insya Allah Juli akan kita buka. Namun, untuk kegiatan CFD pada 10 Juli, sementara waktu tidak dibuka karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah dan akan dibuka pada minggu berikutnya,” kata Yos.

Tak hanya itu, sesuai instruksi Wali Kota Eri Cahyadi, Yos turut menggandeng food truck untuk ikut meramaikan kawasan wisata Jembatan Suroboyo. Hasilnya ada lima food truck yang ikut dalam kegiatan CFD pada Minggu (3/7).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore