
Photo
JawaPos.com – Kasus penghadangan dan pengeroyokan terjadi di Jalan Babat Jerawat, Pakal, Surabaya. Rupanya kasus tersebut melibatkan rombongan massa perguruan silat yang berbeda. Empat korban dari perguruan silat Pagar Nusa (PN) dilarikan ke rumah sakit gara-gara dihajar oknum pendekar perguruan silat lain. Tiga tersangka ditangkap, yakni ASD, 21; RM, 20; dan MR, 18, ketiganya warga Benowo, Surabaya.
Ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda. Mereka menyerang korban menggunakan batu bata, paving, hingga besi. Polisi menangkap ketiganya beserta barang bukti potongan batu dan besi. “Mereka melempari korban dengan batu dan besi. Ketiganya oknum perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT),” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Rabu (29/6) dikutip dari Radar Surabaya.
Motif penghadangan bermula dari informasi yang tersebar di WhatsApp Group (WAG) bahwa terjadi cekcok antara massa Pagar Nusa yang hendak pulang, dengan salah seorang anggota PSHT di Banjar Sugihan. Pesan ini tersebar luas. Hingga akhirnya massa PSHT berkumpul di sekitar lokasi lalu menuju Pasar Sememi.
“Massa PN dilempari dan empat orang jadi korban. Salah satu korban masih anak-anak. Ini membuat ketiga tersangka kami kenakan pasal berlapis,” tegas Yusep.
Menurut dia, anggota Pagar Nusa saat itu baru menghadiri acara halalbihalal di wilayah Sukolilo. Anggota perguruan silat banyak datang dari luar kota seperti Gresik, Bojonegoro, hingga Lamongan. Mereka pulang lewat lokasi kejadian.
“Saat itu mereka pulang, tapi diserang oleh oknum perguruan silat PSHT. Kami harap semuanya selesai. Kami sudah berkomunikasi dengan dua tokoh perguruan silat tersebut agar semuanya bisa menahan diri,” ujarnya.
Yusep berharap perkelahian seperti itu tidak terjadi lagi. Pihak kepolisian terus berkomunikasi dengan para pimpinan perguruan silat. “Ketiga tersangka mengaku baru bergabung tahun 2018, 2019, dan 2020. Ini bukan anggota perguruan silat. Kalau perguruan silat itu memiliki jiwa ksatria, bukan seperti ini,” tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
