
Ilustrasi PPDB di Kota Surabaya.
JawaPos.com – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP negeri memasuki tahap akhir. Tahapan selanjutnya daftar ulang. Senin (27/6) menjadi hari terakhir untuk daftar ulang bagi mereka yang diterima melalui jalur zonasi.
Daftar ulang dilakukan secara online melalui laman ppdb.surabaya.go.id. Meski bisa dilakukan secara mandiri, sekolah-sekolah tetap membuka layanan bantuan. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi calon siswa atau wali murid yang kesulitan saat daftar ulang.
Salah satunya berlangsung di SMPN 4 Surabaya. Kemarin puluhan siswa yang didampingi orang tua atau kerabatnya berbondong-bondong datang ke sekolah setempat. Mereka membawa berkas berupa akta kelahiran dan kartu keluarga (KK).
Petugas sekolah membantu validasi untuk disesuaikan dengan data pendaftaran PPDB. Begitu data valid, petugas langsung mengeklik tanda setuju pada menu pilihan. ”Alhamdulillah, wis mari,’’ kata Rujiono dengan wajah semringah.
Pria 54 tahun itu mengantar putranya, Batara Arjuna, yang diterima di SMPN 4 Surabaya. Warga yang tinggal di Jalan Kedung Klinter, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, itu diterima melalui jalur zonasi. Rujiono hanya ingin memastikan bahwa putranya sudah resmi diterima di sekolah tersebut. ”Daripada nanti keliru, saya langsung bawa ke sekolah saja,’’ ujarnya.
Wakil Ketua Panitia PPDB SMPN 4 Surabaya M. Puja Anwar mengatakan, pihaknya stand by untuk membantu proses daftar ulang. Hingga kemarin siang dari total 128 siswa yang diterima jalur zonasi, 90 persen sudah melakukan daftar ulang.
”Karena kan nggak semua wali murid melek teknologi. Ada yang gaptek. Maka, kami bantu,’’ ujar Puja.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh menjelaskan, daftar ulang wajib bagi calon peserta didik baru (CPDB) yang diterima di sekolah setempat.
Jika tidak bisa, akibatnya fatal. Mereka yang tidak daftar ulang sampai batas akhir yang ditetapkan dianggap mengundurkan diri. ”Jadi, daftar ulang sifatnya wajib,’’ jelas Yusuf.
Setelah daftar ulang tuntas, akan terlihat jumlah siswa di setiap sekolah. Apakah sudah memenuhi daya tampung atau belum. Nah, jika masih terdapat bangku kosong, dispendik akan membuka kesempatan pendaftaran lagi. Yaitu, melalui jalur pemenuhan pagu yang dibuka hari ini (28/6).
Adapun batas waktu daftar ulang ditutup pukul 23.59 tadi malam. ’’Sekarang (kemarin siang, Red) masih berlangsung. Untuk mengetahui bangku kosong, kan tunggu daftar ulang selesai,’’ papar Yusuf.
Pendaftaran melalui pemenuhan pagu tidak berlaku untuk semua sekolah. Hanya terbatas bagi sekolah tertentu yang siswanya masih kurang. Atau belum memenuhi daya tampung. Jadi, orang tua harus cermat untuk melihat profil setiap SMP negeri yang masih kekurangan jumlah siswa. ’’Tapi kalau semua sudah penuh, tidak dibuka. Makanya lihat hasil daftar ulang,’’ ujarnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
