
BERKURANG DRASTIS: Suasana Terminal Tambak Osowilangun kemarin (21/5). Bus-bus AKAP maupun AKDP tak terlihat. Jumlah angkot yang beroperasi menurun jauh. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akhirnya mengambil sikap tegas untuk masalah yang terjadi di Terminal Tambak Osowilangun (TOW). Dokumen dan surat-surat bagi bus yang nekat mengangkut dan menurunkan penumpang di luar terminal akan disita. Nanti paguyuban yang memberikan sanksi.
Itulah hasil kesepakatan dishub dengan paguyuban bus, sopir angkot, dan pedagang di Terminal TOW Senin (20/6). Kepala Unit Terminal TOW Imam Hidayat mengakui, keluhan tidak hanya datang dari pedagang. ”Sopir-sopir itu sebetulnya juga mengeluh,” ujarnya kemarin (21/6).
Karena itu, pihaknya mengumpulkan semua pihak dalam satu forum untuk membahas masalah beserta solusinya. Menurut Imam, ada dua masalah utama yang perlu diselesaikan lebih dulu. Pertama, armada yang mengangkut maupun menurunkan penumpang di luar terminal.
Dishub menawarkan satu solusi. Yakni, penindakan berupa penyitaan dokumen berkendara. Misalnya, kartu kir kendaraan atau surat tanda nomor kendaraan (STNK). ”Kami bisa saja melakukan penilangan. Namun, para sopir nanti malah nemen sambate karena harus membayar denda Rp 250 ribu,” terangnya.
Imam menilai, pihaknya bisa saja abai terhadap keluhan para sopir dan memberikan tilang sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, tindakan seperti itu justru dinilai akan memperkeruh suasana.
Sebelumnya, keluhan atas kondisi Terminal TOW Surabaya juga disampaikan para pedagang. Praktis karena terminal sepi, maka dagangan mereka juga tidak lagi. Salah satu penyebab terminal sepi karena bus tidak masuk ke terminal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
