
SOPIR UTAMA: Ahmad Ari Ardiyanto diperiksa di Mapolres Mojokerto Kota. (POLRES MOJOKERTO KOTA)
JawaPos.com - Kamar tempat Ade Firmansyah dirawat di lantai 2 di RS Citra Medika, Sidoarjo, dijaga ketat sekali selama 24 jam. Melibatkan enam personel dari Satsabhara Polres Mojokerto Kota yang dibagi dua sif. ”Sejam sekali kita periksa ke kamar,” kata Bripka Dion S., anggota yang bersiaga di lokasi, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin (17/5).
Ade adalah sopir cadangan yang mengemudikan bus wisata yang mengalami kecelakaan di tol Surabaya–Mojokerto pada Senin (16/5) pagi lalu. Dan, mengakibatkan 14 di antara 32 penumpang meninggal.
Bagaimana kondisi Anda?
Yang sakit bagian pinggul ke bawah (sambil memejamkan mata, dengan suara lirih).
Saat dievakuasi setelah kecelakaan, pria 29 tahun tersebut mengalami sejumlah luka di bagian kaki. Kecelakaan itu juga disebut membuat dompet milik Ade berisi KTP, SIM, dan identitas lainnya hilang. Karena itu, sampai saat ini polisi belum bisa memegang SIM milik Ade.
Sopir utama bus nahas itu sejatinya Ahmad Ari Ardiyanto. Pria 31 tahun itulah yang menakhodai bus sejak berangkat dari kawasan Benowo Krajan, Surabaya, sampai ke destinasi di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, lanjut ke Jogjakarta.
Mengapa Anda yang tadinya kernet ganti menyopiri bus?
Ari tertidur lelap di bagasi bus. Saat itu kami berhenti di rest area tol di Saradan, (Kabupaten) Madiun.
Anda baru menyopiri sekitar 17 kilometer saat kecelakaan terjadi di Kilometer 712 tol Sumo.
Saya terpukul sekali. Benar-benar menyesal. Untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan, saya minta maaf yang sebesar-besarnya.
Sampai kemarin infus masih menancap di tangan Ade. Petugas dari berbagai instansi keluar masuk kamar perawatannya untuk penyelidikan kecelakaan maut tersebut. Mulai jajaran Ditlantas dan Tim Psikologi Polda Jatim, Dishub Jatim, hingga Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Hari ini, seiring kondisinya yang terus membaik, Ade diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Dari rumah sakit, dia akan langsung dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota untuk menjalani berita acara pemeriksaan (BAP). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah mengakibatkan belasan nyawa melayang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
