
SENJA TANPA KENDARAAN: Sejumlah warga memadati Jalan Tunjungan, Minggu (10/4) sore. Warga bisa menunggu waktu berbuka sambil berbelanja produk UMKM. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Warga Surabaya akhirnya bisa kembali merasakan car free day (CFD) Minggu (10/4). Pemkot menggelar CFD perdana setelah level PPKM turun. Karena bertepatan dengan Ramadan, CFD diadakan sore hingga petang. Tepatnya pukul 15.00–18.00. Aktivitas itu pun menjadi pilihan warga untuk ngabuburit.
CFD digelar di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan. Di Jalan Tunjungan, warga tak hanya disuguhi ruas jalan yang lengang bebas kendaraan dan pertokoan di kanan-kiri. Tetapi, ada juga deretan kios UMKM dari warga Kampung Ketandan. Belasan kios tersebut berjajar di Jalan Genteng Kali, belok kiri dari Jalan Tunjungan.
Sejak pukul 15.00, jalan ditutup. Namun, warga baru terlihat memadati Jalan Tunjungan pukul 16.30. Ada yang datang bersama kawan, pasangan, dan keluarga.
Salah satunya, Budianto, warga Ngagel, yang datang bersama keluarganya. Budianto mengatakan tahu adanya CFD dari media sosial beberapa hari lalu. ’’Sudah direncanakan mau ke sini sama keluarga sekalian menunggu waktu berbuka puasa,’’ terangnya. Ini kali pertama dia kembali merasakan berjalan-jalan di Tunjungan selama pandemi.
Namun, Budi merasa ada beberapa yang kurang dari CFD kemarin sore. Dia yang datang dengan motor menilai tempat parkir motor masih kurang teratur.
Bukan hanya warga Surabaya, CFD juga dinikmati warga yang datang dari luar kota. Salah satunya, Twenty Fornursenia, yang datang bersama teman-temannya. Remaja asal Banyuwangi itu terhibur dengan adanya CFD, khususnya di Jalan Tunjungan yang terkenal sebagai salah satu ikon wisata di Surabaya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Surabaya Wiwiek Widayati menjelaskan bahwa ke depan pemkot berencana mengembangkan street food atau pusat jajanan di dekat Jalan Tunjungan. Tepatnya di Jalan Genteng Kali.
’’Kami ingin melakukan penguatan untuk destinasi Tunjungan Romansa. Akhirnya kami mencoba membuka street food di Pasar Genteng dengan teman-teman dinas koperasi untuk pengondisian UMKM,’’ jelas Wiwiek.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
