
Suasana sejumlah gerai busana yang berada di Tunjungan Plaza, Jumat (29/5). (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com- Jumlah pengunjung mal di Surabaya diperkirakan terus meningkat. Hal itu terjadi karena penurunan level PPKM di Surabaya dan momentum menyambut Lebaran.
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim memprediksi kondisi pengunjung bakal normal seperti sebelum pandemi. Tepatnya dua minggu menjelang Lebaran.
Kenaikan jumlah pengunjung mal terjadi sejak awal menjelang puasa. Nah, saat puasa ini, kecenderungan pengunjung sedikit berbeda. Pusat perbelanjaan ramai ketika mendekati buka puasa. ’’Banyak yang datang untuk bukber,’’ kata Assistant Marcomm Manager Grand City Mall Yuvit Ikhwanul Shafa pada Rabu (6/4) siang.
Menurut dia, saat awal puasa, setidaknya sudah ada kenaikan 40 persen pengunjung mal. Puncaknya diperkirakan saat menjelang Lebaran. Mereka tidak hanya datang ke food court atau berbelanja kebutuhan fashion, tetapi juga banyak yang mencari gadget.
Ketua APPBI Jatim Sutandi Purnomosidi menyatakan, kondisi mal kini seperti normal sebelum pandemi. Karena adanya kelonggaran syarat yang jauh berbeda dari sebelumnya, jumlah pengunjung mulai berangsur naik.
’’Jelang puasa, sudah terlihat kenaikannya,’’ ucapnya. ’’Pada Sabtu (2/4), pengunjung mal sudah hampir 90 persen sama dengan periode tersebut. Artinya, mendekati situasi normal sebelum pandemi Covid-19,’’ lanjutnya.
Sutandi menuturkan, situasi normal diperkirakan mulai terjadi pada dua minggu sebelum Lebaran. Dengan kata lain, pengunjung mal sudah 100 persen. Hal itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah kelonggaran syarat. Selain itu, jam operasional mal sudah seperti sebelumnya. Yakni, tutup pada pukul 22.00.
Dia menambahkan, kapasitas resto dan kafe juga seratus persen. Beberapa cara juga dilakukan pihak mal untuk menambah jumlah pengunjung. Salah satunya, memberikan diskon besar-besaran di Surabaya Shopping Festival pada Mei nanti.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
