
Photo
JawaPos.com- Semestinya tahun ini Sidoarjo memiliki dua puskesmas baru. Dalam APBD sudah tercantum pembangunan dua fasilitas kesehatan (faskes) baru dengan alokasi anggaran masing-masing sekitar Rp 7,5 miliar untuk pengerjaan fisik saja. Tidak termasuk sarana-prasarana maupun alat kesehatan (alkes). Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus.
Hingga kemarin (7/3), hanya satu puskesmas yang dinyatakan lolos feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Yakni, Puskesmas Urangagung di Kecamatan Sidoarjo. Yang tidak lolos adalah Puskesmas Bebekan di Kecamatan Taman.
”Untuk puskesmas di Bebekan, Taman, FS dihentikan. Lokasi pem_bangunan dianggap tidak layak,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.
Salah satu alasannya adalah lahan puskesmas dinilai terlalu sempit. Selain itu, posisi atau area tempat bakal puskesmas dekat dengan jalan raya. Jarak bangunan dengan jalan tidak memadai digunakan sebagai tempat parkir pasien atau pengunjung puskesmas. Akibatnya, warga sulit mengakses layanan kesehatan dan kelancaran lalu lintas dapat terganggu.
”Jadi, tahun ini yang pasti membangun satu puskesmas dulu. Jika akan membuat yang baru lagi, kami harus mengusulkannya pada perubahan anggaran keuangan (PAK),” kata Syaf.
Dia menjelaskan, anggaran pembangunan puskesmas di Bebekan tidak bisa serta-merta dialihkan untuk membangun puskesmas ke tempat lain tanpa melalui prosedur pengajuan terlebih dahulu kepada tim anggaran.
Gedung Puskesmas Urangagung yang baru nanti bakal berdiri di lahan puskesmas pembantu (pustu) di wilayah Desa Urangagung. Saat ini sudah ada Puskesmas Urangagung yang beroperasi di wilayah Desa Cemengkalang. Jika puskesmas baru sudah jadi, akan ada perubahan nama. “Dalam operasional nanti, layanan pada masyarakat juga dibagi,” ujar Syaf.
Saat ini, di Sidoarjo sudah ada 27 puskesmas yang beroperasi. Lalu, ada tiga puskesmas baru yang sudah berdiri, tetapi belum diresmikan untuk operasional. Yaitu, Puskesmas Tambakrejo di Kecamatan Waru, Puskesmas Tarik di Kecamatan Tarik, dan Puskesmas Wonokasian di Kecamatan Wonoayu.
Rencananya, peresmian tiga puskesmas anyar itu dilakukan mulai pekan depan selama tiga pekan berturut-turut. ”Jika semua sudah diresmikan, total ada 30 puskesmas. Ditambah satu yang dibangun tahun ini menjadi 31 puskesmas,” ungkap Syaf.
Jumlah tersebut masih jauh dari ideal menurut ketentuan Kementerian Kesehatan. Sebab, untuk wilayah Sidoarjo, jumlah puskesmas yang dianggap mumpuni untuk melayani jutaan penduduk adalah 71 puskesmas. Artinya, jika hanya ada 31 puskesmas yang berdiri, Kota Delta masih kekurangan 40 puskesmas baru lagi.
Dewan pun selalu mendorong untuk memenuhi kekurangan tersebut. Bahkan, demi dapat membangun puluhan puskesmas baru, setiap tahun anggaran pembangunan selalu disediakan. ”Tahun ini anggaran memang hanya untuk dua puskesmas,” ujar anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso.
Menurut dia, untuk memenuhi kekurangan puskesmas yang masih banyak itu, anggaran yang ditetapkan bisa lebih besar. Dengan begitu, pemkab mampu membangun minimal empat puskesmas setiap tahun.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
