
PERINGATAN KERAS: Papan peringatan kawasan bebas asap rokok dipajang di gerbang masuk Jalan Bulaksari, RT 7, RW 6, Kelurahan Wonokusumo, Semampir. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tanpa perwali, kawasan tanpa rokok (KTR) di Surabaya sudah lama diterapkan di Jalan Bulak Sari, RT 7, RW 6, Kelurahan Wonokusumo, Semampir. Yaitu, sejak Desember 2010. Seluruh warga dilarang keras untuk merokok di area umum. Seperti di jalan, depan rumah, balai RT, atau pos ronda.
’’Bahkan, di teras rumah pun dilarang. Karena asapnya mengganggu dan terlihat oleh warga. Jadi, mereka hanya diperbolehkan merokok di dalam rumah saja,’’ ucap Ketua RT 7 Heru Sugijanto di Jalan Bulak Sari Sabtu (26/2).
Kawasan bebas asap rokok dibentuk dari keresahan warga. Cukup banyak warga yang menjadi perokok aktif. Bahkan, ada yang terkena penyakit dan meninggal. Kemudian, selain berdampak pada kesehatan, puntung rokok kerap mengotori lingkungan tempat tinggalnya.
Sampah zat kimia berbahaya tersebut berserak di jalanan. Untuk memberikan perubahan, aturan larangan merokok di area publik pun dibuat. Tim pengawas dibentuk. Mereka bertugas menegur jika ada warga yang merokok di area umum. Baik itu warga setempat, tamu, maupun para pedagang keliling yang masuk RT 7.
Dan, jika tidak mau menaati aturan, mereka tidak boleh berada di kawasan RT 7. Begitu pun warga yang membuka warung kelontong. Mereka dilarang menjual rokok.
’’Awal-awal sih banyak yang protes. Apalagi perokok berat. Tapi, kami tetap konsisten. Siapa yang melanggar pasti ditegur. Alhamdulillah lama-kelamaan warga bisa mengerti,’’ ujarnya.
Semua warga bisa menaati aturan yang berlaku. Bahkan sudah menjadi kebiasaan baru. Warga merasa tidak nyaman jika melihat ada orang yang merokok. Dan, jika mengetahui, pasti orang yang bersangkutan akan ditegur. Meski, si penegur bukanlah pengurus kampung. Kemudian, tanpa disadari, lanjut Heru, tidak sedikit warga memutuskan untuk berhenti merokok.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
