Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Februari 2022 | 03.21 WIB

Pemkot Surabaya Terus Bentuk Kader Madagaskar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Penanganan pencegahan kebakaran getol dilakukan Pemkot Surabaya. Kemarin (14/2) pembentukan kader masyarakat dan keluarga siaga kebakaran (madagaskar) disosialisasikan di Kecamatan Tambaksari.

Pemaparan madagaskar mengenai penanganan pertama kebakaran. Kader juga melakukan praktik atas langkah-langkah penanggulangan kebakaran warga secara langsung. ”Juru padam utama itu warga. Jadi, saat ini kami berupaya membentuk entitas penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dedik Irianto.

Dia menjelaskan, kesigapan warga untuk memadamkan api itu berada pada tiga menit pertama. Terlebih saat api belum membesar. Namun, bagi dia, yang terpenting warga dapat meminimalkan kebakaran. ”Jadi, lebih perhatian dengan sekeliling. Mematikan arus listrik saat pergi serta perhatikan tabung dan regulator elpiji. Itu penting karena ada masanya,” ujarnya.

Menurut dia, pembentukan kader madagaskar bersama tim pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di tingkat warga tersebut mutlak dilakukan di kota besar seperti Surabaya. Hal itu penting untuk menunjang kinerja 21 pos pemadam kebakaran di seluruh Surabaya. ”Waktu respons kami sudah enam menit. Ini perlu ditunjang di tingkat warga. Makanya, kami bentuk relawan bersama PKK di tengah masyarakat,” ujarnya. Termasuk melatih cara pemadaman tradisional dan konvensional dengan menggunakan APAR.

Dedik mengungkapkan, selama Januari–Februari ada 56 kasus kebakaran. Namun, kata dia, 52 persen petugas pemadam hanya melakukan pembasahan. ”Itu berarti warga sudah sigap. Sebanyak 52 persen selama dua bulan ini dipadamkan masyarakat sendiri,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Satu PKK Kota Surabaya Rosa Sofana mengatakan, hingga kini penyampaian materi dan simulasi dilakukan di tiga kecamatan. Termasuk Kecamatan Tambaksari dengan melibatkan kader PKK kelurahan. ”Bagian dari kemampuan kader. Untuk madagaskar, sementara kami bentuk satu koordinator di setiap kelurahan,” katanya seusai simulasi.

Dedik menyatakan, launching kader madagaskar akan dilakukan pada 1 Maret dalam rangka memperingati Hari Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. ”Jadi, ke depan tak hanya mampu memadamkan, tapi juga ada edukasi ke masyarakat. Jadi, muncul kesadaran,” ungkapnya.

Camat Tambaksari R.R. Laksita Rini Sevriani berharap adanya pelatihan pencegahan kebakaran. Kader dapat mengantisipasi apabila terjadi kebakaran skala kecil di lingkungan sekitar. ”Jadi, dapat segera diantisipasi,” tandasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore