Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Februari 2022 | 18.48 WIB

Presiden Jokowi Ganti Motor Ibu Driver Ojol yang Hilang

KEJUTAN: Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menyerahkan motor dari Presiden Jokowi kepada Wahyu Noviarini. (Edi Sudrajat/Jawa Pos) - Image

KEJUTAN: Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menyerahkan motor dari Presiden Jokowi kepada Wahyu Noviarini. (Edi Sudrajat/Jawa Pos)

JawaPos.com – Wahyu Noviarini terlihat semringah Senin (14/2). Ibu dua anak itu tidak mengira mendapat hadiah motor setelah kehilangan pekan lalu. Warga Wiyung tersebut semakin bungah setelah tahu motor barunya adalah hadiah dari Presiden Jokowi.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan mengantar langsung motor tersebut ke rumahnya. Wahyu yang tidak diberi kabar sebelumnya tampak kaget saat rumahnya didatangi banyak polisi. ”Ada apa, Pak?” katanya saat keluar rumah dengan menggendong anak bungsunya.

Yusep tersenyum. Dia lantas menjelaskan maksud kedatangannya. Yakni, mengantar hadiah motor dari presiden. ”Hadiah Bapak Presiden Jokowi ini semoga membawa manfaat dan menjaga semangat ibu dalam bekerja di tengah pandemi,” tuturnya.

Wahyu dan Ari, sang suami yang mendampingi, terlihat terharu. Mereka kompak mengakui tidak pernah bermimpi akan memperoleh motor pengganti. ”Namanya musibah, tidak ada yang tahu,” ujar Wahyu.

Perempuan 28 tahun itu kehilangan motor pada hari pertamanya menjadi driver ojek online (ojol). Wahyu saat itu mendapat pesanan makanan. Dia membelinya di sebuah mal di kawasan barat Kota Pahlawan. ”Motor saya parkir di taman sekitar mal,” jelasnya.

Di lokasi ada banyak orang. Termasuk driver ojol lain yang menunggu pesanan. ”Nggak ada rasa khawatir karena dekat juga dengan pos polisi,” ungkapnya.

Dia lantas masuk ke mal untuk membeli pesanan. Wahyu keluar 20 menit berselang. Dia bingung motornya sudah raib. ”Orang-orang tidak tahu,” katanya.

Wahyu lama merenung di lokasi. Dia tidak tahu wajah melasnya direkam orang lain dan diunggah di media sosial (medsos). Videonya pun viral. ”Yang jelas, saat itu saya ditemani orang-orang lapor ke Polsek Dukuh Pakis dan diantar pulang,” terangnya.

Dia menjadi driver ojol untuk membantu ekonomi keluarga. Dia tidak mau hanya mengandalkan pemasukan dari usaha suaminya jualan makanan. ”Sebelumnya ngajar les privat,” ungkapnya.

Namun, jumlah muridnya terus berkurang sejak pandemi. Hingga akhirnya, bulan lalu tidak ada sama sekali. Wahyu pun memutuskan untuk menjadi driver ojol.

Yusep takjub dengan semangat Wahyu. Menurut dia, pandemi yang terjadi memang memukul perekonomian semua lapisan masyarakat. Namun, Wahyu membuktikan keinginannya untuk bangkit.

Yusep menyatakan, jajarannya sedang berusaha mengidentifikasi pelaku. Dia berjanji meringkus pelaku. ”Jajaran reskrim sudah bergerak. Mohon doanya agar kasus segera terungkap,” tegasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore