
Photo
JawaPos.com- Sudah setahun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) atau Flat Sombo Blok E dan K kembali ditempati setelah dibangun ulang. Namun, hingga kini ada sisa kamar di hunian tersebut. Warga ramai-ramai mengajukan permohonan untuk masuk ke flat.
Berdasar informasi, ada 38 kamar yang belum ditempati. Sebanyak 18 unit kamar berada di blok E. Sisanya terletak di blok K.
Wakil Ketua RW 5, Kelurahan Simolawang, Sabullah mengungkapkan bahwa ada penambahan kamar setelah pembangunan ulang. Nasib kamar itu sebenarnya sudah pernah dirapatkan antar penghuni. ”Warga inginnya ditempati warga Flat Sombo lainnya. Kebetulan, ada banyak warga yang belum memiliki rumah,” kata Sabullah.
Dia menjelaskan, ada banyak kamar di Flat Sombo yang ditempati lebih dari satu kepala keluarga (KK). Aktivitas terganggu karena penghuni berdesakan. ”Kami meminta yang lebih dari satu KK dievaluasi dan ditempatkan di kamar kosong,” ujar Sabullah.
Menurut dia, warga yang belum memiliki hunian sudah didata. Daftarnya telah diserahkan kepada pemkot. Saat ini masyarakat masih menunggu keputusan pemerintah.
Sabullah mengakui, masyarakat memang tidak bisa langsung masuk ke flat. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi seperti harus berstatus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Terkait itu, Sabullah menegaskan bahwa warga siap memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Lasidi akan melihat permohonan masyarakat. Dia menegaskan bahwa syarat masuk flat masih tetap. ”Selain MBR, flat diperuntukkan warga yang belum memiliki hunian,” jelas Lasidi.
Mengacu kebijakan selama ini, Lasidi menuturkan bahwa pemkot selalu memberikan alokasi untuk warga sekitar. Masyarakat di sekitar lokasi hunian diprioritaskan. Meski begitu, permohonan warga tetap bakal diverifikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022