
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau SWK. Humas Pemkot Surabaya
JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan penataan ulang SWK (sentra wisata kuliner). Rencananya, dalam satu bulan ke depan dilakukan pemantauan untuk melihat perkembangan.
”Kita saja masuk nggak ada yang tahu loh. Nah, maka dari itu, kita harus tunjukkan ke masyarakat kalau di dekat rumah ada SWK. Kita harus tata kembali dan coba kita ubah satu bulan ke depan, kita lihat peningkatannya,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (14/10).
Sebelumnya, Eri sempat meninjau Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (13/10). Bukan hanya meninjau, dia juga sempat mendengarkan saran dan masukan dari para pedagang di SWK.
Eri mengaku ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pembenahan SWK. Terutama, menarik minat kawula muda untuk datang ke SWK. Supaya lebih menarik, SWK akan dibuat lebih kekinian dan instagramable.
”Sebenarnya SWK ini sudah nyaman ya tempatnya. Cuma satu hal, kurang menarik orang datang. Jadi kita buat SWK di Kota Surabaya itu instagramable, nyaman untuk nyangkruk arek enom (tempat nongkrong anak muda) dan ketiga kita tata dan ditambah arena bermain, makannya kita buat lesehan, dan dindingnya kita mural semua,” beber Eri.
Eri akan mempromosikan menu masakan di setiap SWK melalui digital. Selain itu, akan menata kembali cara memasarkan produk pedagang SWK dan menjamin kualitas masakannya. Penataan itu dilakukan dengan menggandeng beberapa CSR yang sudah pernah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
”Yang paling penting, selain diketahui masyarakat, SWK ini diubah menjadi tempat yang mempunyai kesan humble, kesan yang instagramable dan arek enom (anak muda) banget, pasti ramai. Tapi kalau dindingnya kelihatan batu batanya seperti ini kan jadinya suram,” papar Eri.
Untuk promosi produk SWK secara digital, Eri berencana berkolaborasi dengan CSR. Sebab, hal itu menjadi tugas Pemkot Surabaya untuk meningkatkan gairah masyarakat agar mengunjungi SWK.
”Ramai atau tidaknya SWK bukan tanggung jawab dari CSR. Itu bukan beban CSR, tetapi beban ada di Pemkot Surabaya. CSR ini lebih mengerti, bagaimana sih tongkrongan yang cocok bagi anak muda. Seperti tadi ada masukan dari teman-teman CSR,” tutur Eri.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
