
Ilustrasi pengerukan limbah sungai. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mengungkapkan, masih banyak hotel yang membuang limbahnya di tempat pembuangan sementara (TPS) di kawasan Kayoon, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
Pelaksana Tugas (Plt) DKRTH Anna Fajriatin menyatakan, pihaknya akan melakukan kroscek izin pembuangan sampah dan dugaan pelanggaran. Terutama sampah di kawasan TPS Kayoon Surabaya.
”Soal TPS Kayoon, kita (pemkot) akan lakukan pengawasan,” ujar Anna pada Jumat (24/9).
Anna mengaku juga hendak menindaklanjuti temuan pembuangan limbah yang menyalahi aturan itu. Dari pengamatannya, pembuangan limbah di TPS Kayoon adalah pihak vendor yang telah kerja sama dengan pihak tertentu.
Padahal, lanjut Anna, selama ini pemkot tak pernah bekerja sama dengan pihak ketiga. Termasuk vendor yang diduga melakukan pembuangan limbah hotel ke TPS Kayoon Surabaya.
Demi mengantisipasi pembuangan limbah oleh pihak yang tidak diinginkan, DKRTH memasang barcode. Tracing dengan barcode diharapkan mampu memudahkan DKRTH untuk mengetahu total berat sampah.
”Pemkot membatasi pembuangan limbah per 3 hari untuk buang sampah ke TPA Benowo, Surabaya,” terang Anna.
Perihal limbah di TPS Kayoon, Anna menduga bila ada vendor yang melakukan pembuangan sampah pada dini hari, sekitar pukul 01.00 sampai 02.00 WIB. Bahkan, pelanggaran serupa dianggap telah berlangsung selama 8 tahun.
Perihal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 yang diubah menjadi Perda Nomor 1 Tahun 2019. Pada pasal 18, disebutkan bila pengelola kawasan fasilitas umum, fasilitas sosial, permukiman, komersial, kawasan industri, kawasan khusus, penanggungjawab kegiatan mau pun usaha yang menghasilkan sampah lebih dari 1 meter kubik per hari atau 30 meter kubik per bulan, harus membuang sampah sendiri ke tempat pembuangan akhir (TPA), bukan ke TPS terdekat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
