
SDN Gunung Sari 1 yang akan digunakan menjadi tempat isolasi mandiri. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Warga Kelurahan Gunung Sari meluruk SDN Gunung Sari pada Jumat (23/7). Mereka memprotes rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi mandiri bagi warga yang dinyatakan positif Covid-19.
Aksi itu dilakukan pada pukul 08.00. Mereka masuk ke sekolah dan meminta petugas segera menghentikan proses persiapan. Agus Purwanto, ketua RT 07 RW 06, Kelurahan Gunung Sari, menjelaskan bahwa penolakan itu karena warga merasa terancam dengan tempat isolasi mandiri di dekat kampung.
Dia menyesalkan pemerintah kota yang tidak segera melakukan sosialisasi. Mereka justru baru tahu dari media sosial. ”Belum disosialisasi, ramainya kan di media dan medsos. Bahwa perintah (melalui) Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi), akan ada sekolah yang jadi tempat isolasi. Untuk OTG (orang tanpa gejala),” ujar Agus ketika dikonfirmasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022