
SDN Gunung Sari 1 yang akan digunakan menjadi tempat isolasi mandiri. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Warga Kelurahan Gunung Sari meluruk SDN Gunung Sari pada Jumat (23/7). Mereka memprotes rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi mandiri bagi warga yang dinyatakan positif Covid-19.
Aksi itu dilakukan pada pukul 08.00. Mereka masuk ke sekolah dan meminta petugas segera menghentikan proses persiapan. Agus Purwanto, ketua RT 07 RW 06, Kelurahan Gunung Sari, menjelaskan bahwa penolakan itu karena warga merasa terancam dengan tempat isolasi mandiri di dekat kampung.
Dia menyesalkan pemerintah kota yang tidak segera melakukan sosialisasi. Mereka justru baru tahu dari media sosial. ”Belum disosialisasi, ramainya kan di media dan medsos. Bahwa perintah (melalui) Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi), akan ada sekolah yang jadi tempat isolasi. Untuk OTG (orang tanpa gejala),” ujar Agus ketika dikonfirmasi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
