
Ilustrasi sabu-sabu. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Debat pemilihan wali Kota Surabaya yang diadakan pada Sabtu (5/12) mengangkat tema Sinergi Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Kebangsaan. Salah satu hal yang dibahas dalam sesi pertama adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Budaya Politik Dan Demokrasi.
Terkait hal tersebut, Calon Wali Kota Nomor Urut Dua Machfud Arifin menjanjikan reformasi birokrasi. Dia memaparkan bahwa sistem yang diterapkan di Pemerintah Kota Surabaya akan dibuat berdasar prinsip bebas nepotisme dan korupsi.
”Akuntabel bebas nepotisme dan korupsi. Dalam rangka memberikan pelayanan pada rakyat, pembinaan ASN dan bagaimana mereka memberi yang terbaik pada warga,” ujar Machfud.
Ketika disinggung mengenai like and dislike atau anak emas dalam lingkungan pemkot, mantan kapolda Jawa Timur itu menjanjikan bebas dari sistem seperti itu. Machfud juga bicara mengenai perbedaan partai pengusung yang akan mendorong kemajuan Surabaya.
Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Nomor Urut Satu Armuji mengatakan, lelang jabatan akan dilakukan sesuai aturan. Dia berharap kesempatan yang sama pada seluruh pegawai.
”Lelang berdasar pendekatan budaya demokrasi. Jadi tidak ada nepotisme. Kami ingin ada kultur. Tidak membedakan suku, ras, agama. Itu yang akan ditekankan,” ujar Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Pada sesi berikutnya, permasalahan lingkungan menjadi topik utama. Soal ruang terbuka hijau dan pencemaran mikroplastik yang menambah kompleksitas permasalahan lingkungan di Surabaya, Armuji menjanjikan untuk menambah jumlah RTH. Sementara Eri memaparkan bahwa sudah terdapat solar cell di berbagai titik di Surabaya.
”Solar cell sudah ada 138 unit di taman dan jalan penerangan. Semua diubah jadi hemat energi. Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan rusun juga menggunakan solar cell. Kami akan meningkatkan kualitas udara dengan penyaring. Kemudian juga membangun green open space and building. Sehingga akan terpenuhi kebutuhannya. Kita akan memberikan filtrasi di sungai yang terhubung pada tambak. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga akan digandeng,” imbuh Eri.
Di sisi lain, Machfud memaparkan, pihaknya akan membenahi lingkungan dengan acuan pada indeks kualitas lingkungan hidup, yakni udara, air, dan lahan atau RTH. ”Terkait udara, emisi gas yang di Surabaya, kami memahami bahwa suhu kota memang lebih panas. Kami akan membangun hutan kota. Transportasi masal mengurangi polusi untuk kurangi jumlah emisi gas. Pencemaran air akan dipastikan Amdal dan IPAL perusahaan terjamin tidak terbuang,” kata Machfud.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=CVcgGC0x5u8
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022