Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2020 | 18.48 WIB

Debat Pilwali Surabaya 3 Sesi, KPU Gandeng 8 TV

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Rangkaian perjalanan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 segera memasuki tahap debat para pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota. KPU Kota Surabaya akan memfasilitasi debat secara terbuka tersebut. Debat bakal tiga kali dihelat secara live di delapan stasiun televisi (TV). KPU menyiapkan tujuh tema untuk diulas setiap paslon.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi menyatakan, debat terbuka sebagai ajang kampanye adalah perintah regulasi. Yaitu, Peraturan KPU (PKPU) 13/2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU 6/2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Coronavirus Disease (Covid-19). ”Debat ini merupakan bagian dari kampanye paslon dan sosialisasi pilwali yang difasilitasi KPU,” jelasnya kemarin (19/10).

Nur Syamsi menuturkan, forum debat adalah kesempatan bagi paslon untuk menyampaikan visi-misi serta program kampanye secara mendalam.

Sebab, ketika kampanye tatap muka dengan warga, bisa jadi program itu tidak bisa dipaparkan secara luas kepada publik. Di sisi lain, debat terbuka juga menjadi momen bagi calon pemilih untuk mengetahui lebih jauh visi-misi serta program kedua paslon. ”Jadi, inilah kesempatan bagi paslon sekaligus masyarakat Surabaya,” katanya.

Forum debat sebagai bagian dari kampanye disiarkan langsung selama 120 menit di delapan stasiun TV. Debat pertama diadakan pada 4 November mendatang. Program itu disiarkan secara langsung di JTV, SBO TV, dan TVRI. Debat kedua akan berlangsung pada 18 November di iNews TV dan BBS TV. Debat terakhir diselenggarakan pada 5 Desember nanti di Kompas TV, NET., dan TV9.

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi menyebutkan bahwa ada tujuh tema utama yang bakal diperdebatkan kedua paslon. Pertama, upaya kedua paslon meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tema berikutnya, strategi memajukan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Lalu, upaya menyelesaikan persoalan daerah serta menyelaraskan pembangunan daerah di tingkat kota, provinsi, dan nasional. Ada juga tema memperkukuh NKRI dan kebangsaan. Tema terakhir adalah strategi kedua paslon dalam penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19. ”Tujuh tema ini sudah kami explore ke tim kampanye untuk disampaikan ke paslon,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat perlu mendapat gambaran yang utuh tentang strategi paslon dalam menangani persebaran virus korona jenis baru (Covid-19). Sebab, siapa pun yang terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota Surabaya nanti pasti menghadapi langsung persoalan tersebut. Apalagi, pandemi Covid-19 diprediksi belum berakhir dalam waktu dekat. ”Ini kan pilkada pada masa pandemi. Jadi, rakyat Surabaya perlu tahu upaya paslon menangani dampak pandemi ini,” tutur Subairi.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya mengusulkan agar KPU merumuskan aturan main yang konkret untuk mencegah terjadinya pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye. Salah satunya adalah menjadikan konsep penanganan Covid-19 sebagai bahan kampanye utama para paslon. Dengan begitu, paslon diharapkan bisa lebih menaati protokol kesehatan yang mereka tawarkan selama masa kampanye. ”Tujuannya, menegakkan disiplin para paslon,” ungkap Ketua Bawaslu Surabaya M. Agil Akbar kepada Jawa Pos.

---

MATERI DEBAT PILWALI SURABAYA


  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

  • Bagaimana memajukan daerah

  • Bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat

  • Strategi menyelesaikan persoalan daerah

  • Bagaimana menyelaraskan pelaksanaan pembangunan daerah di tingkat kota, provinsi, dan nasional

  • Upaya memperkukuh NKRI dan kebangsaan

  • Strategi paslon dalam penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19


Keterangan:

  • Debat pertama 4 November di JTV, SBO TV, dan TVRI

  • Debat kedua 18 November di iNews TV dan BBS TV

  • Debat ketiga 5 Desember di Kompas TV, NET TV, dan TV 9


Sumber: KPU Kota Surabaya

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lVQzJxbhuAg&ab_channel=JawaPos

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore