
KAMPANYE: Cawawali Mujiaman bertemu warga di Gubeng Kertajaya, Minggu (18/10). (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pasangan calon wali kota nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman terus bergerilya menyosialisasikan program-programnya. Mereka juga sudah punya cara jitu agar mudah diingat para konstituen saat coblosan pilwali 9 Desember. Yakni, lewat kumis atau berengos.
Teriakan-teriakan coblos berengose menggema saat Machfud naik panggung untuk berkampanye di Lakarsantri, Minggu (18/10). Sejak dia sampai di lokasi kampanye, sambutan warga memang begitu meriah. Sepanjang jalan di gang masuk ke kampung, warga menunggu calon wali kota itu dengan mengacungkan dua jari.
Dalam pertemuan tersebut, Machfud bercerita pengalamannya selama hampir sepuluh bulan mengikuti running pemilihan wali kota (pilwali). Dia mengaku sudah berkeliling ke berbagai pelosok Kota Surabaya. ’’Ternyata, kota ini tidak seindah yang kita bayangkan selama ini,” katanya.
Di daerah Asemrowo, Machfud mengaku menjumpai banyak warga yang belum memiliki jamban. Di Kenjeran, dia disambati warga yang selama 30 tahun tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal, kondisi ekonominya benar-benar tidak mampu.
Karena itu, dia memastikan kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas. Machfud mengaku sudah menyiapkan sembilan program unggulan untuk membangun Surabaya.
’’Gawe opo aku gawe program ndakik-ndakik lek gak menang. Anda semua menjadi superteam saya untuk mewujudkan Surabaya yang maju kotane makmur wargane,” ucapnya, disambut tepuk tangan warga.
Sementara itu, di Gubeng Kertajaya, Kelurahan Airlangga, Mujiaman memaparkan akan mengalokasikan Rp 150 miliar untuk kader posyandu dan Rp 50 miliar untuk pendamping ibu hamil. Dia memastikan angka tersebut sangat realistis dan tidak mengada-ada. Sebab, perhitungannya sudah disesuaikan dengan kekuatan anggaran Kota Surabaya. ’’Karena kami tahu bahwa para kader posyandu dan pendamping ibu hamil ini memang kurang mendapat perhatian,” katanya.
Padahal, peran mereka sangat vital dalam memberikan pelayanan kesehatan di tingkat yang paling dasar. Karena itu, jika diberi amanah memimpin Kota Surabaya bersama Machfud, Mujiaman memastikan akan memperhatikan kesejahteraan para kader kesehatan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=pZzAfTJCNu4&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
