
HAWANYA BIKIN MERINDING: Salah satu bagian dalam benteng. Dulu area ini digunakan sebagai ruang penyimpanan amunisi dan tempat sembunyi prajurit. Kabarnya, ada prajurit yang terpojok di ruangan ini dan dibantai oleh musuh. (Robertus Risky/Jawa Pos)
Suara orang menawarkan dagangan, gelak tawa, serta celoteh anak-anak terdengar dari Benteng Kedung Cowek. Muklis yang heran dengan keriuhan itu pun mencari tahu.
---
TUBUH Muklis merinding. Di hadapannya, ada pasar yang sangat ramai. Tapi, sebagian penjual tak punya kepala, ada pembeli yang tak berkaki, dan orang berseliweran dengan wajah bersimbah darah.
”Itu kayak pasar beneran. Ya ada pakaiannya, makanannya, lengkap. Tempat jualannya itu berderet sampai ke laut sana,” kata M. Muklis mengenang peristiwa mengerikan yang pernah dia alami. Ketua RW III Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, itu mengaku melihat banyak tentara Belanda yang berjalan-jalan sambil mengisap cerutu. Tingginya dua kali manusia biasa. Hanya, tubuhnya penuh lubang. Seperti bekas luka yang membusuk.
Menurut Muklis, Benteng Kedung Cowek memang menjadi salah satu saksi bisu pertempuran merebut kemerdekaan. Pada pertempuran 10 November 1945, sepertiga anggota batalyon pemuda Sumatera eks pasukan Heiho gugur. Mereka melawan pasukan Inggris. Pertempuran yang berlangsung terus-menerus membuat banyak mayat berjatuhan dan tak sempat dikubur dengan layak.
Ketika Indonesia merdeka, lokasi itu sempat digunakan untuk gudang penyimpanan peluru. Sebelum akhirnya dipindah ke Malang. Kini bangunan yang terdiri atas sembilan benteng itu dinyatakan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemkot Surabaya. Namun, kenangan kengeriaan pertempuran di lokasi itu tidak akan pernah hilang. Apalgi masih terlihat banyak lubang di dinding-dindingnya yang mulai lapuk.
Saudara Muklis yang bekerja sebagai nelayan juga punya cerita ngeri. Perahu yang biasa mencari ikan di sana tidak sengaja menyenggol lapak pasar gaib tersebut. ”Pulangnya kesurupan. Yang merasuki minta ganti BH, barang dagangan makhluk halus itu jatuh setelah tersenggol perahu. Tidak mau keluar sebelum diganti,” ujarnya. Setelah dituruti permintaannya, saudaranya bisa kembali seperti biasa.
Pengalaman berbeda dialami warga sekitar, Muchtar. Siang itu, matahari sedang garang-garangnya. Muchtar yang sedang ngadem di depan rumah dikejutkan suara pria yang menjerit ketakutan. Pria itu berlari sambil teriak-teriak seperti kesetanan. Air membayangi pelupuk matanya. Badannya gemetar. Setelah ditenangkan, dia berkisah. Dia melihat pocong saat berburu burung di sekitar Benteng Kedung Cowek.
Konon, area depan benteng yang luas juga menjadi langganan pertunjukan wayang bangsa gaib. Acapkali orang-orang yang melintas di sana mendengar dan melihat sendiri panggung megah lengkap dengan sinden dan anak-anak yang bermain. Suara kenong gamelan juga lamat-lamat terdengar. ”Namun pas sudah jauh, dilihat lagi tidak ada,” katanya.
Muklis mengatakan, menurut penerawangan orang yang memiliki ilmu batin, Benteng Kedung Cowek bukan tempat sembarangan. Di sana disebut-sebut tempatnya jin yang paling kuat. Karena itu, tempat tersebut jadi lokasi berkumpulnya bangsa lelembut. Yang paling sering dilihat warga sekitar adalah kuntilanak yang terbang berpindah dari satu pohon ke pohon lain. Tak heran, ada beberapa orang yang datang bertapa untuk mengasah ilmu batinnya.
Biasanya, mereka yang datang paling merinding saat masuk ruangan di dalam benteng. Ruangan itu disebut tempat jenazah tentara yang gugur. Mereka terpojok dan dibantai habis penjajah. ”Terkadang juga terdengar suara tentara seperti pas perang,” ujar Muchtar. Hanya, karena Benteng Kedung Cowek berada di area militer, tak semua orang bisa mendatangi lokasi tersebut.
TENTANG BENTENG KEDUNG COWEK
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
