Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Agustus 2020 | 20.48 WIB

Andalkan Kaca Warna-warni, Risma Resmikan Taman Mozaik

DEKAT RUMAH: Wali Kota Tri Rismaharini meninjau bagian dalam rumah mozaik setelah meresmikan kompleks Taman mozaik, Sabtu (29/8). Ruang terbuka tersebut disediakan untuk warga. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

DEKAT RUMAH: Wali Kota Tri Rismaharini meninjau bagian dalam rumah mozaik setelah meresmikan kompleks Taman mozaik, Sabtu (29/8). Ruang terbuka tersebut disediakan untuk warga. (Robertus Risky/Jawa Pos)

JawaPos.com – Kota Pahlawan kembali menambah koleksi taman ikonik. Ruang terbuka yang disediakan untuk warga. Sabtu (29/8) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Taman Mozaik di Jalan Wiyung Praja yang fasilitasnya cukup lengkap.

Selain Taman Mozaik, Risma juga meresmikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Wiyung yang bersebelahan. Dia menyempatkan diri untuk mengelilingi taman tersebut. Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu mengungkapkan, taman yang dibangun mulai pertengahan 2019 tersebut termasuk taman rekreasi aktif.

’’Sebelumnya, area sini itu rawa atau area tidak produktif. Daripada disalahgunakan, ya lebih baik dibangun taman,’’ terang Risma.

Perempuan yang menjadi wali kota Surabaya dua periode itu menyatakan, pembangunan Taman Mozaik merupakan perwujudan impiannya untuk menyediakan taman di setiap kecamatan. Dia menilai tampilan Taman Mozaik berbeda dengan taman lainnya. Taman Mozaik bergaya minimalis modern. Hal itu terlihat dari rumah mozaik sebagai ikon.

Rumah mozaik dibangun dengan bentuk fasad yang unik. Bagian atas rumah terlihat miring sekitar 45 derajat. Permainan warna dari kaca menyuguhkan nuansa yang ciamik. Risma menuturkan, ketika pagi atau siang, cahaya matahari akan masuk melalui kaca warna-warni rumah mozaik.

’’Kelihatan bagus banget masuk rumah mozaik ini. Kalau malam, kami nyalakan lampu ya apik,’’ tutur dia.


Pemkot Surabaya menggelontorkan anggaran hingga Rp 1 miliar untuk pembangunan taman. Risma menyebutkan, ke depan dibangun rusunawa di bagian selatan taman.

Ditemui di lokasi yang sama, Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Anna Fajriatin menuturkan, pembangunan taman tahap pertama dirampungkan sejak Oktober tahun lalu. Dengan luas pekerjaan 1.556 meter persegi. Dia menyebutkan, rumah mozaik menjadi focal point atau aksen utama taman. ’’Instagrammable begitu konsep tamannya,’’ ucapnya.

---

SERBA-SERBI TAMAN MOZAIK

  • Luas total lahan 5.100 meter persegi. Rumah mozaik memiliki luas 20 meter persegi dan tinggi 7 meter.

  • Rumah mozaik yang menjadi ikon menggunakan enam warna kaca. Yakni, biru muda, biru tua, merah, hijau, kuning, dan oranye.

  • Desain tampilan taman oleh arsitektur lokal. Tanpa ada campur tangan orang luar Surabaya atau luar negeri.

  • Sebelum dibangun taman, area tersebut berupa rawa-rawa. Banyak hewan seperti ular dan tikus.

  • Beberapa jenis tanaman di taman, antara lain, bunga matahari, kana merah, perak putih, melati merah, melati jepang, pagoda, palem kipas, hingga tabebuya pink.

  • Anggaran pembangunan taman sekitar Rp 1 miliar. Pembangunan fisik dimulai Juli 2019.


Sumber: DKRTH

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=mKSVSeb75mU

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore