
BAWA BONTOT: Para pegawai Pemkot Surabaya membawa bekal makanan sendiri saat berkantor. Mereka menyantapnya ketika istirahat siang. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Merah. Lalu, oranye. Merah lagi. Oranye lagi. Zona risiko di wilayah Surabaya memang naik turun selama Agustus ini. Pemkot Surabaya menargetkan pekan berikutnya bisa turun lagi menjadi zona kuning yang artinya risiko rendah.
Bukan tidak mungkin, menurunkan zona risiko Covid-19 itu menjadi zona kuning. Syaratnya, semua warga Surabaya dan orang yang keluar masuk Surabaya mau disiplin menjaga protokol kesehatan. Yang paling sederhana wajib pakai masker setiap keluar rumah, jaga jarak, dan rajin cuci tangan.
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita mengungkapkan, dalam Agustus ini memang ada perubahan warna zona sesuai hasil analisis dari pemerintah pusat. Warna zona itu dikeluarkan tiap minggu. ”Minggu depan (zona) kuning. Bismillah,” ujar Feni, sapaan akrab Febria Rachmanita, Selasa (25/8).
Apa yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk mengejar zona kuning tersebut? Feni menyebutkan, upaya-upaya yang selama ini sudah dikerjakan bakal ditingkatkan, baik kapasitas maupun kualitasnya. Misalnya, terkait dengan pemeriksaan secara masif untuk swab dan rapid test. Selain itu, ada isolasi dan treatment untuk para pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun di rumah. ”Sehari kami periksa swab 2.000 sampai dengan 2.500. Labkesda sekarang sehari bisa 2.000 sampel,” ungkap Feni.
Yang tidak kalah penting, lanjut dia, adalah membantu warga yang berpendapatan kurang sehingga tak bisa membeli masker. Feni menyebutkan bahwa pemkot selama ini menyalurkan bantuan masker yang diperoleh dari para dermawan. ”Bagi masker. Kasihan saya lihat tukang becak maskernya enggak dicuci. Makanya kami harus bantu,” imbuh dia.
Data terbaru kumulatif persebaran Covid-19 di Surabaya hingga kemarin (25/8) tercatat 11.628 kasus terkonfirmasi. Tingkat kesembuhan mencapai 77,12 persen atau 8.968 kasus. Jumlah pasien dalam perawatan mencapai 1.760 orang atau 15,14 persen.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Rachmat Ardiyanzah Pua Geno mengingatkan bahwa apa pun zona risikonya, baik itu merah, oranye, kuning, maupun hijau, harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Pemkot perlu mengawal warga agar disiplin menegakkan protokol tersebut. Kegiatan luar rumah harus betul-betul diidentifikasi risiko potensi persebarannya.
”Pastikan hasil identifikasi risiko masuk dalam kategori bahwa risiko masih dapat diterima, tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” kata Rachmat.
Sosialisasi terus-menerus juga harus dijalankan melalui berbagai media. Tujuannya, tingkat kewaspadaan masyarakat terhadap persebaran Covid-19 tidak kendur.
”Selama obat dan vaksin belum ditemukan dan beredar, kepatuhan menjalankan protokol kesehatan adalah jalan terbaik yang bisa dilakukan untuk menekan persebaran Covid-19,” ujar Rachmat.
Awal pekan ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga membuat surat edaran untuk lingkungan Pemkot Surabaya. Mulai kelurahan hingga dinas-dinas. Protokol kesehatan itu cukup detail. Misalnya, disarankan membawa bekal sendiri. Kemudian, masuk kantor harus ganti baju dan begitu pula saat pulang kerja. Pegawai luar kota harus bekerja di rumah dulu. Yang di dalam Kota Surabaya harus bergantian masuk kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
