
ANCAM KORBAN: Dari kiri, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir, tersangka Gilang, dan Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu saat ungkap kasus pelecehan seksual di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8). (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com ‒ Gilang Aprilian Nugraha Pratama akhirnya memakai baju tahanan Sabtu (8/8). Mantan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair itu menjadi tersangka dugaan pelecehan seksual. Kasusnya kini masuk tahap penyidikan.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyatakan, tersangka ditetapkan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti. Salah satunya keterangan saksi ahli. ’’Beberapa ahli di berbagai bidang dilibatkan dalam perkara ini,’’ katanya.
Isir menyebut ada tiga saksi ahli yang digandeng penyidik. Masing-masing punya kapasitas yang berbeda. Mulai ahli ITE (informasi dan transaksi elektronik), ahli bahasa, sampai ahli pidana. ’’Hasil pemeriksaannya menunjukkan kesimpulan yang sama,’’ jelasnya.
Gilang dianggap telah melakukan tindak pidana. Unsur perbuatannya yang dilaporkan korban melanggar UU ITE.
Menurut dia, tersangka mencari korban sejak 2015. Gilang saat itu baru saja diterima sebagai mahasiswa di Kota Pahlawan. Dia memanfaatkan statusnya tersebut. ’’Mencari korban yang usianya sama atau lebih muda,’’ kata polisi dengan tiga melati di pundak tersebut.
Gilang mencari sasaran secara acak di media sosial (medsos). Mulanya, dia akan memperkenalkan diri sebagai mahasiswa kepada calon korban. Gilang kemudian meminta nomor telepon. Alasannya agar komunikasi bisa berjalan lebih lancar.
Isir menuturkan, lambat laun pelaku mengutarakan niat jahatnya. Gilang mengaku butuh bantuan riset kuliah. Korban diminta membungkus diri dengan kain atau lakban. ’’Modus saja, riset itu kami pastikan tidak ada,’’ jelasnya.
Gilang, kata dia, dalam pemeriksaan mengaku punya kelainan seksual. Dia merasa hasrat seksualnya muncul ketika melihat orang terbungkus. ’’Diakui sudah lama. Keluarga juga mengetahui,’’ ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
