
Ilustrasi memerangi virus Korona (Adnan Reza Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Penambahan jumlah pasien terjangkit coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Jatim masih begitu fluktuatif. Kemarin tercatat ada 304 kasus positif baru. Total ada 4.351 pasien yang tengah menjalani perawatan.
Namun, kabar gembiranya, persebaran virus korona di mayoritas wilayah di Jatim makin melandai. Buktinya, jumlah kabupaten/kota yang berstatus zona kuning (daerah yang dalam seminggu tidak terjadi penambahan kasus) makin bertambah.
Sementara itu, kabupaten/kota yang berstatus zona merah (daerah yang dalam penambahan kasusnya masih tinggi dalam sepekan) juga berkurang.
Berdasar data update peta persebaran Covid-19 yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kemarin, ada perkembangan positif terkait dengan zona persebaran virus korona di 38 kabupaten/kota.
Zona merah, misalnya. Jika pekan lalu masih ada 16 kabupaten/kota yang masuk daftar daerah rawan, saat ini jumlahnya berkurang. Tinggal 11 daerah.
Sementara itu, lima kabupaten/kota yang sebelumnya berstatus zona merah, kini naik status menjadi zona oranye alias daerah dengan penambahan kasus rendah dan tingkat kesembuhan tinggi (selengkapnya lihat grafis).
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rumpun Kuratif dr Joni Wahyuhadi menjelaskan, ada 15 kategori yang menjadi dasar klasifikasi. Di antaranya, jumlah pasien positif, jumlah angka kematian, dan jumlah pasien sembuh. ”Hasilnya, ada zona risiko tinggi, sedang, terdampak, dan tidak terdampak,” ujarnya.
Beberapa hari lalu, ada empat zona kuning di Jawa Timur. Yakni, Lumajang, Ngawi, Kota Blitar, dan Madiun. Kini ada daerah lain yang menjadi kuning. ”Yakni, Trenggalek,” katanya.
Selain itu, yang menggembirakan adalah rate of transmission (RoT) alias tingkat transmisi virus korona di Jatim. Lambat laun mengalami penurunan. Sebagian daerah sudah berada di bawah 1. Meskipun, di beberapa daerah lain (terutama zona merah), angkanya masih di atas 1.
Dokter Joni menyebutkan, perkembangan itu memberikan sinyal positif bahwa persebaran virus korona di Jatim makin menurun. ”Tapi, kondisi tersebut bisa berubah. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada,” katanya.
Sebab, hingga kini, ada 11 daerah yang berstatus zona merah. Artinya, daerah itu memiliki risiko tinggi. Apalagi, di beberapa wilayah, attack rate masih tinggi. Misalnya, wilayah Surabaya Raya masih mencapai 68,8. ”Angka tersebut masih tinggi,” tegasnya.
Potensi itu terutama bisa terjadi pada orang tanpa gejala (OTG). Mereka membawa virus. Tidak ada kelainan medis, tapi bisa menularkan ke orang lain. ”Potensi menambah kasus positif sangat tinggi,” ucapnya.
PERKEMBANGAN STATUS ZONA PERSEBARAN COVID-19 DI JATIM

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
