
Petugas melakukan pemeriksaan cepat Covid-19 kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu. Didik Suhartono/Antara
JawaPos.com–Warga yang terpapar virus korona jenis baru di Kota Surabaya, Jawa Timur, diusulkan diberi tanda khusus guna memudahkan pengawasan dan penindakan. Pemberian tanda tersebut bisa berupa gelang berwarna warni misalnya gelang hijau untuk orang yang sehat, kuning bagi warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP), dan merah untuk warga yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
”Selain usulan swab masal, pemberian tanda pada setiap warga perlu dilakukan untuk memudahkan pengawasan dan penindakan Covid-19. Jadi kalau ada warga yang keluyuran biar ketahuan terpapar Covid-19 atau tidak,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Senin (25/5).
Menurut dia, untuk warga yang memakai gelang hijau, boleh keluar dan bekerja supaya roda ekonomi tetap jalan. Sedangkan untuk warga yang memakai gelang kuning harus melakukan isolasi mandiri di rumah dengan menerima haknya dari Pemkot Surabaya seeperti bantuan makanan, vitamin, suplemen makanan, dan lainnya.
”Begitu juga untuk warga yang memakai gelang merah, harus menjalani perawatan di rumah sakit dan mendapatkan penanganan kuratif sesuai tingkat kegawatan,” ujar Thony.
Selain itu, lanjut dia, perlu adanya ruang isolasi masal di setiap kampung di Kota Surabaya dengan mendapat pengawasan dan kontrol dari Puskesmas setempat. Tidak hanya itu, kata dia, perlu ada edukasi protokoler pemakaman jenazah di tiap kelurahan dengan metode pemakaman yang aman.
Sementara itu, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Kamis (21/5) menyebutkan, terdapat 10 kecamatan di Surabaya yang mengalami kasus tertinggi Covid-19, yakni Kecamatan Rungkut 180, Krembangan 172, Tambaksari 101, Sawahan 87, Wonokromo 85, Gubeng 76, Bubutan 73, Mulyorejo 58, Tegalsari 55, dan Sukolilo 54. Sedangkan di tingkat kelurahan, 10 kasus tertinggi Covid-19 berada di Kelurahan Kemayoran 113, Kalirungkut 75, Kedung Baruk 61, Jepara 40, Ngagel Rejo 39, Banyu Urip 37, Mojo 31, Morokrembangan 27, Mulyorejo 26, dan Ketintang 24.
Dari data tersebut wilayah di Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Krembangan ditetapkan sebagai dua kecamatan tertinggi kasus penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=QdiYPEgAoXc
https://www.youtube.com/watch?v=TbX4sFXEGt0
https://www.youtube.com/watch?v=R2lub1C98YA
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
