Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2020 | 00.33 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Sidoarjo Jadi Empat Orang

AKURAT DAN DETAIL: Petugas Posko Penanganan Covid-19 di Pendapa Delta Wibawa menyajikan data perkembangan persebaran pasien Kota Delta. (Boy Slamet/Jawa Pos) - Image

AKURAT DAN DETAIL: Petugas Posko Penanganan Covid-19 di Pendapa Delta Wibawa menyajikan data perkembangan persebaran pasien Kota Delta. (Boy Slamet/Jawa Pos)

JawaPos.com – Perjuangan pasien dan tenaga medis terus membuahkan hasil. Hingga kemarin (12/4), empat pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Namun, jumlah pasien juga terus bertambah karena belum optimalnya perilaku jaga jarak (physical distancing).

Dari empat pasien itu, satu berasal dari Kota Sidoarjo, satu asal Sedati, dan dua dari Kecamatan Candi. Semuanya telah pulang ke rumah masing-masing. Seorang pasien positif yang sembuh kemarin cukup lama menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo. Pasien berinisial A itu akhirnya kembali sehat. ”Dua kali tes swab, hasilnya negatif,” kata Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan SpP.

Pasien tersebut, tambah Atok, pernah menjalani perawatan di rumah sakit swasta Kota Delta. Akhirnya, dia dirujuk ke RSUD. Awalnya, dia juga berstatus PDP. Namun, hasil swab menyatakan positif. Setelah dirawat, sekarang hasil tesnya negatif.

Selain pasien positif yang sembuh, seorang pasien PDP juga dinyatakan kembali sehat. Pasien itu masih berusia 3 tahun. Hasil tes swab balita tersebut negatif. Dia tertular dari ibunya. ’’Ibunya masih dirawat di rumah sakit,’’ jelasnya.

Hingga kemarin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo mencatat jumlah warga Kota Delta yang positif terpapar virus korona jenis baru itu mencapai 31 orang. Empat orang sembuh. Empat orang meninggal. Sebanyak 23 pasien lain masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Dinkes drg Syaf Satriawarman SpPros menyatakan, tambahan pasien positif berasal dari klaster lama. Penularan terjadi dalam kegiatan bersama pada Maret lalu. ”Sebagian besar (penambahan pasien positif, Red) mengikuti bimbingan petugas haji,” ungkap Syaf.

Mereka terdiri atas para petugas dalam kegiatan bimbingan haji tersebut. Awalnya, mereka berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun, hasil tes swab menunjukkan bahwa mereka positif terjangkit Covid-19. Hasil tes baru diketahui dalam waktu lima hari.

Dengan bertambahnya pasien positif, Syaf meminta warga serius meningkatkan perilaku jaga jarak. Sebab, makin banyak yang positif, makin banyak pula warga yang statusnya dalam pemantauan. Jangkauan tracing untuk warga juga makin luas.

Perkembangan Penanganan Covid-19 di Sidoarjo

Konfirmasi positif: 31


  • Dirawat di RS: 23

  • Meninggal: 4

  • Sembuh: 4


PDP: 103

  • Dirawat di RS: 39

  • Isolasi mandiri: 6

  • Sehat/sembuh/pulang: 14

  • Lepas pantau: 38

  • Meninggal: 6


ODP: 408

  • Dirawat: 10

  • Isolasi mandiri: 308

  • Selesai masa pantau: 90


Sumber: Dinkes Sidoarjo

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore