
Ilustrasi.
JawaPos.com - Tawuran antara geng Jawara Kampung dan geng All Stars nyaris pecah pada Minggu dini hari (6/10). Beruntung, masyarakat dan kepolisian bisa mencegahnya. Untuk kali kesekian kedua geng yang sudah lama berseteru itu gagal tawuran. Sejumlah remaja belasan tahun yang akan tawuran diamankan polisi. Sembilan remaja dari geng Jawara Kampung diamankan Polrestabes Surabaya. Tujuh remaja dari Geng All Stars diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dua sabuk gir dan enam sepeda motor yang diduga akan dijadikan alat tawuran turut dibawa oleh petugas.
Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Giadi Nugraha membenarkan rencana tawuran itu. Sembilan remaja ditangkap dari dua lokasi berbeda. Lima remaja diamankan di Jalan Indrapura dan empat lain di Jalan Pesapen. Mereka semula berkumpul di markasnya di Jalan Simo Tambaan. Masyarakat dan petugas keamanan yang mengetahui rencana mereka berupaya mencegahnya. Saat masyarakat datang, anggota geng yang berjumlah puluhan orang berusaha kabur. Petugas mengejar dan berhasil menangkap sembilan orang.
Kini mereka diperiksa penyidik. Rencana tersebut diduga buntut dari penyanderaan seorang remaja anggota Geng All Stars oleh Geng Jawa Kampung beberapa waktu. Setelah penyanderaan tersebut, salah satu kelompok mengajak berdamai. Namun, ajakan damai itu ditolak kelompok rivalnya.
Sampai akhirnya kedua kelompok sepakat untuk tawuran. Giadi tidak menampiknya. ”Ada dugaan mengarah ke situ. Tapi, kami masih dalami. Mereka memang akan tawuran. Sekarang masih kami interogasi,” ujarnya.
Sementara itu, tujuh remaja yang diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak belum cukup umur. Sebagian masih berstatus pelajar dan sebagian lagi remaja putus sekolah. Saat dimintai keterangan oleh penyidik, mereka mengaku berasal dari Geng All Stars. Tujuh remaja itu diamankan di Jalan Dupak dan sekitarnya. Seperti Geng Jawara Kampung, mereka awalnya berjumlah puluhan orang. Namun saat polisi datang, sebagian kabur.
Meski demikian, polisi tidak menemukan barang bukti senjata yang akan digunakan untuk tawuran. Kasatreskrim Polrestabes Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga menyatakan, para remaja anggota Geng All Stars itu berkumpul setelah mendapat ajakan yang dikirim lewat WhatsApp Group (WAG). Mendapat pesan singkat tersebut, mereka kemudian berkumpul di Jalan Dupak. ”Ajakan tawuran itu dikirim oleh salah satu anggota dan mereka janjian di lokasi yang kami amankan,” ujar Dimas.
Dua geng remaja itu sudah lama berseteru dan kerap merepotkan polisi serta masyarakat. Sebelumnya, Jatanras Polrestabes Surabaya menangkap sembilan remaja dari Geng Jawara Kampung karena menyekap seorang remaja berinisial NF yang disebut-sebut anggota Geng All Stars.
NF disekap selama enam hari di tiga lokasi berbeda mulai 20 sampai 26 September. Saat disekap, dia juga dianiaya sejumlah anggota geng secara bergiliran hingga terluka dan pingsan. Anggota Geng Jawara Kampung bahkan mengunggah video penganiayaan itu di media sosial.
Sebelum itu, pada 1 September, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengamankan 30 remaja anggota kedua geng. Mereka diamankan saat hendak tawuran. Kelompok All Stars ditangkap di Jalan Rajawali, sedangkan anggota Geng Jawara Kampung diamankan di Jalan Gresik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
