
MENANCAP: Poster-poster reklame dipaku secara berderet di pepohonan sepanjang Jalan Raya Gedangan hingga Buduran. (Boy Slamet/Jawa Pos)
JawaPos.com - Siapa yang berani-berani melukai pohon demi promosi? Tanaman yang sejatinya mempercantik kota malah dijadikan etalase reklame. Liar pula.
Reklame-reklame brutal itu terpasang di sepanjang Jalan Raya Gedangan hingga Buduran. Antara lain, simpang empat Sruni, Gedangan. Pamflet tertancap di pohon. Total, ada 19 po hon. Sebagian besar merupakan iklan perumahan. Iklan-iklan tersebut dipasang dengan cara dipaku. Lokasi kedua adalah simpang empat Budu ran. Reklame tertancap di seluruh batang pohon, berderet hingga flyover Buduran.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mharta Wara Kusuma mengingatkan, tanaman di bahu jalan harus bebas dari reklame. Pohon berfungsi sebagai peneduh. ’’Juga menyerap polusi udara,’’ ujarnya.
Tanaman hijau juga menambah estetika daerah. Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan elemen penting bagi kota. ’’Kota harus menyediakan 30 persen lahan untuk RTH,’’ katanya.
Menurut Mharta, pemkab melarang tegas penggunaan pohon sebagai reklame. Apalagi jika reklame ditancapkan ke batang pohon. Dampaknya, pohon bisa mati. ’’Segera kami koordi nasikan dengan satpol PP agar dicopot,’’ ucap mantan sekretaris Badan Kepe gawaian Daerah (BKD) Sidoarjo itu
Reklame liar memang kerap dijum pai di Sidoarjo. Pamflet dan spanduk biasanya dipasang di titik strategis. Yakni, pinggirpinggir jalan. Di dalam kota, titik pemasangan reklame liar tersebar. Contohnya, kawasan Jalan Pahlawan, bundaran Taman Pinang Indah (TPI), Gading Fajar, dan Jalan Gajah Mada.
Kasatpol PP Sidoarjo Widiyantoro Basuki memastikan spanduk dan pamflet tersebut melanggar aturan. ’’Karena di spanduk tidak tertera izin,’’ ujarnya. Menurut Wiwid, sapaan akrab Widiyantoro, satpol PP sejatinya menjaga titik-titik reklame liar. Setiap hari petugas menggelar patroli. ’’Berkali-kali petugas menangkap orang yang hendak memasang reklame di pohon,’’ jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
