Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2019 | 02.01 WIB

Lima Orang Lolos Langsung SBM PTN Unair

BERPRESTASI: Rektor Unair Prof M. Nasih (kiri) berdialog dengan para calon mahasiswa yang lolos SBM PTN di Kampus C Unair kemarin. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

BERPRESTASI: Rektor Unair Prof M. Nasih (kiri) berdialog dengan para calon mahasiswa yang lolos SBM PTN di Kampus C Unair kemarin. (Robertus Risky/Jawa Pos)

JawaPos.com - Lima peserta workshop jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) dan mandiri Universitas Airlangga (Unair) begitu gembira di Aula Garuda Mukti kemarin (22/6). Sebab, mereka mendapat kejutan tak terduga oleh Rektor Unair Prof M. Nasih. Yakni, diterima langsung SBM PTN Unair.

Mereka adalah Ahmad Alifiandy di prodi psikologi, Alviana Dewi (prodi sosiologi), Alifia (prodi ekonomi pembangunan), Hasnia Salma (prodi ilmu gizi), dan Adelia Oktavia Putri (prodi ilmu sejarah).

Lima peserta tersebut lolos karena prestasi akademik dan nonakademik yang dimiliki selama duduk di bangku SMA. Apresiasi prestasi itu diberikan secara terbuka di hadapan ratusan peserta sosialisasi SBM PTN dan mandiri Unair kemarin.

Alifia mengatakan, selama duduk di bangku SMAN 8 Surabaya, deretan prestasi pernah diraihnya. Salah satu prestasi bergengsinya adalah menjadi juara I nasional lomba lingkungan hidup yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM). ’’Di sekolah, saya juga aktif di bidang lingkungan. Menelurkan inovasi dan akhirnya menang tingkat nasional. Lomba ini berjenjang,’’ katanya.

Kebetulan, Alifia memiliki nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) 592. Dia mendaftar Prodi Ekonomi Pembangunan Unair dan berharap diterima. ’’Nilai matematika saya 600,’’ ujarnya.

Prof Nasih menyatakan, jumlah pendaftar SBM PTN di Unair per pukul 14.00 kemarin mencapai 17 ribu orang. Jumlah tersebut masih kurang dari separo pendaftar SBM PTN Unair tahun lalu. Hal itu disebabkan sistem baru penggunaan UTBK dalam SBM PTN.

’’Persaingan masih agak rendah. Sebab, orang tua dan calon mahasiswa baru (camaba) sekarang sudah tahu nilainya. Jadi, mereka tidak perlu gambling seperti dulu. Nilainya yang rendah biasanya memilih PTN yang mungkin di bawah Unair,’’ katanya.

Sementara itu, para pemilik nilai UTBK tinggi percaya diri memilih PTN favorit. Di Unair, pendaftarnya memiliki rata-rata nilai UTBK tinggi. Karena itulah, disarankan pendaftar UTBK di Unair memiliki nilai UTBK di atas 600 sehingga kemungkinan diterima lebih tinggi. ’’Ibaratnya, nilai UTBK tinggi saja belum tentu diterima. Apalagi UTBK-nya rendah, peluang diterimanya juga kecil,’’ ujarnya.

Nasih menjelaskan, angka di atas 600 tersebut diambil berdasar pengalaman SBM PTN tahun lalu. ’’Itu hanya gambaran. Peserta yang diterima sangat bergantung dengan komposisi pendaftar di masing-masing prodi,’’ kata dia.

Sementara itu, pada kegiatan workshop jalur SBM PTN dan mandiri, Nasih juga memberikan kesempatan bagi para peserta SBM PTN yang hadir untuk diterima langsung masuk Unair. Syaratnya, memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. ’’Saya beri kesempatan ini agar ada keterbukaan sehingga masyarakat luas tahu yang bersangkutan. Meskipun nilai UTBK kurang dari 600, mereka bisa diterima karena ada prestasi. Dan ini dilakukan secara terbuka,’’ ujarnya.

Photo

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore