
Acara workshop benchmarking bidang Arsiparis, yang digelar oleh Kemendiktisaintek dan Unair di salah satu hotel kawasan Gubeng, Surabaya, Rabu (8/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital, arsiparis memegang peran strategis dalam pengelolaan data sebuah institusi, tidak terkecuali di lingkungan pendidikan tinggi.
Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar workshop benchmarking bidang Arsiparis.
Acara ini digelar secara hybrid, yakni daring dan luring di Surabaya, selama lima hari pada 6 - 10 April 2026. Sebanyak384 tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia mengikuti workshop tersebut.
Workshop dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, ia ingin para tendik bisa beradaptasi dengan teknologi, seperti artificial intelligence (AI).
“Tendik hari ini tidak hanya mengurus administrasi, tetapi juga bertindak sebagai lokomotif perbaikan sistem. Di dunia digital, kita dituntut bekerja lebih cerdas dan meninggalkan cara-cara lama,” ucapnya, Rabu (8/4).
Menurut Prof Brian, meskipun kerap berada di balik layar, tenaga kependidikan memegang peran penting. Profesionalitas dan kemampuan adaptasi mereka menjadi kunci kemajuan kualitas pendidikan tinggi nasional.
“Kami ingin memastikan sistem pendidikan tinggi bergerak bersama menuju kualitas yang lebih baik dan berdampak. Semoga sepulang dari sini, ada forum-forum lanjutan di kampus masing-masing,” lanjut Prof. Brian.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Airlangga, Prof. Ardianto menyoroti peran vital arsiparis di era digitalisasi. Ia menegaskan kearsipan tak boleh lagi dipandang sebelah mata.
"Di era informasi saat ini, institusi sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya dan basis data yang akurat. Oleh karena itu, peran bapak dan ibu sekalian di bidang arsiparis sangatlah penting dan strategis,” tegasnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para tenaga kependidikan yang memiliki semangat belajar dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya tendik di bidang arsiparis dalam urusan administratif.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
