Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menimbulkan kekhawatiran di warga Kota Surabaya. Hal ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan pemerintah setempat.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan secara tegas tak menoleransi pelaku curanmor. Ia memerintahkan jajarannya untuk tembak ditempat jika tindakan pelaku membahayakan masyarakat.
"Saya sudah perintahkan Kasatreskrim, sudahlah tidak usah ragu-ragu. Kalau membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat, tembak saja," tutur Kombes Pol Luthfie di acara Bazar Ranmor Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21/1).
Kombes Pol Luthfie memperingati para pelaku curanmor untuk tak berulah di Kota Pahlawan, dan membuat resah masyarakat. Petugas tak akan segan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur.
"Saya ingatkan sekali lagi, ya. Kepolisian akan melakukan tindakan keras terhadap para pelaku yang masih melakukan aksi curanmor ini. Hentikan aksi kalian atau kami yang menghentikan kalian!" imbuhnya.
Sebagai informasi, Bazar Ranmor yang digelar Polrestabes Surabaya terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada 21 - 24 Januari 2026, dan sesi kedua pada 26 - 30 Januari 2026. Setiap sesinya dibuka pukul 08.00 - 15.00 WIB.
Sebanyak kurang lebih 1.050 kendaraan bermotor terparkir rapi, menunggu dijemput pemiliknya. Persyaratan pengambilan kendaraan cukup mudah, tinggal datang langsung ke Mapolrestabes Surabaya.
Kemudian pemilik kendaraan membawa persyaratan berupa bukti pendukung kepemilikan seperti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Lembar Tilang.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan jumlah barang bukti sepeda motor yang dikembalikan terus bertambah, dari semula sekitar 810 unit menjadi 1.050 kendaraan roda dua.
"Jumlahnya terus bertambah, awalnya 810 menjadi 1.050, kemarin bertambah menjadi 107, namun memang karena penambahan terakhir, 107 itu dalam tahap identifikasi," tutur Kombes Pol Luthfie dalam sambutannya, Rabu (21/1).
Ia memastikan pengambilan kendaraan bermotor di Bazar Ranmor tidak dipungut biaya alias gratis. Oleh karena itu, warga Surabaya dan sekitarnya tidak perlu merasa takut untuk mengambil kendaraannya.
"Saya berulang kali sampaikan bahwa ini pelayanan kepolisian dan ini tidak ada biaya apapun alias gratis. Silakan ditanyakan apakah pemilik kendaraan curanmor dimintai biaya atau tidak, kalau iya, saya kembalikan 10 kali lipat," pungkas Luthfie.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
