
Ilustrasi hujan. (Aprillio Akbar/Antara)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda meminta masyarakat Jawa Timur untuk waspada terhadap hujan deras yang berlangsung lebih dari dua jam.
Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan meminta masyarakat untuk mengenali tanda alam, seperti hujan deras yang turun dalam kurun waktu lama, terutama jika itu terjadi di daerah lereng yang rawan longsor.
“Kami menyerukan langkah konkret untuk masyarakat. Kalau hujan lebih dari 2 jam berturut-turut, terutama di daerah lereng, pemangku kepentingan juga harus tanggap,” ujar Taufiq di Surabaya, Rabu (26/11).
Saat ini, lanjut Taufiq, 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sudah memasuki musim hujan. Mayoritas wilayah diperkirakan mencapai puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2026 mendatang.
BMKG Juanda bersama Pemerintah Daerah, terus melakukan berbagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, termasuk dengan modifikasi cuaca, dengan menyebar bahan semai di udara.
“BMKG juga bisa memberikan rujukan wilayah mana saja yang perlu dilakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan atau menambah curah hujan saat hidrometeorologi kering,” imbuhnya.
Guna mencegah banjir dan genangan, masyarakat perkotaan diimbau untuk rutin membersihkan saluran drainase agar aliran air hujan tetap lancar hingga ke muara dan tidak tersumbat.
Lebih lanjut, Kepala BMKG Juanda, Taufiq, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan di Jawa Timur saat ini dipengaruhi dinamika atmosfer akibat fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) negatif.
“IOD negatif pengaruhnya adalah curah hujan tinggi untuk wilayah khatulistiwa, termasuk Indonesia. Ini fenomenanya sudah dideteksi pada November dasarian 1. Nanti pada Januari diprediksi IOD kembali ke netral," tukasnya. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
