Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Oktober 2025 | 03.43 WIB

Warga Surabaya Mulai Lapor Motor Mogok Usai Isi Pertalite, Pertamina Siap Ganti Rugi

SPBU Pertamina di Jalan Kayoon Surabaya, Rabu (29/10). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

SPBU Pertamina di Jalan Kayoon Surabaya, Rabu (29/10). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Warga Surabaya mulai melaporkan kendaraannya yang tiba-tiba mogok atau brebet setelah mengisi BBM jenis Pertalite. Laporan itu disampaikan melalui Posko Pengaduan Pertamina.

Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), membuka 17 posko di Jawa Timur, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan Kediri.

Dari pantauan JawaPos.com di SPBU 5460179, Jalan Kayoon No. 48, Kecamatan Genteng, Surabaya, terpasang spanduk putih besar bertuliskan "Pos Pelayanan & Pengaduan Konsumen Terdampak". 

"Iya betul. Poskonya mulai dibuka hari Selasa (28/10) sampai besok, Kamis (30/10). Posko bukanya jam 08.00 - 16.00 WIB," tutur Pengawas SPBU Jalan Kayoon, Herin Pamulat kepada JawaPos.com, Rabu (29/10).

Ketika ditanya apakah setelah tanggal 30 Oktober 2025, warga yang kendaraan sepeda motornya mogok karena BBM Pertalite tak bisa melapor ke Posko Pengaduan, Herin menyebut belum ada arahan terkait hal tersebut.

"Mungkin bisa lapor ke (Pertamina Call Center) 135. Hari ini sudah ada 3 orang yang membuat laporan pengaduan. Banyak sih kendalanya, kebanyakan ya brebet, begitu," tutur perempuan yang mengenakan seragam hitam itu.

Lebih lanjut, untuk membuat laporan pengaduan, Herin menyebut syaratnya mudah. Cukup mengisi formulir keluhan konsumen di SPBU, fotocopy KTP, membawa sampel BBM, dan membawa nota perbaikan dari bengkel.

"Kita mengumpulkan pengaduan dari customer saja. Untuk berapa lama penanganan pasca pelaporan, saya belum tahu. Yang pasti 3 aduan itu sudah kami laporkan ke pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus," tutur Herin.

JawaPos.com kemudian berpindah ke SPBU 5460146, Jalan Arif Rahman Hakim No. 150, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Pihak SPBU belum berani berkomentar banyak mengenai aduan masyarakat yang masuk.

Namun saat JawaPos.com tiba di SPBU, ada sepasang suami istri yang membuat pengaduan. Mereka adalah Eko Dwi Santoso dan Viga Puspitarini, warga Kapas Baru, Kecamatan Kenjeran. 

"Senin (27/10) sekitar jam 6 pagi, saya beli bensin di sini (SPBU Jalan Arif Rahman Hakim). Malamnya pas di bawa istri, motornya tiba-tiba brebet, kaya kehabisan bensin. Sudah dibawa ke bengkel dan ini buat laporan," tutur Eko. 

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Buka Posko dan Siap Ganti Perbaikan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan, setelah mengisi BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU wilayah distribusi Jawa Timur. 

"Kami memastikan seluruh proses distribusi BBM sudah sesuai SOP yang berlaku, termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan ke masyarakat," tuturnya, Rabu (29/10).

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore