
Eri Cahyadi Ultimatum Hotel di Surabaya: Tak Boleh Ada Lagi Pesta Maksiat. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengultimatum para pengusaha hotel untuk memperketat pengawasan. Dia tak ingin ada kegiatan di hotel yang berbau kemaksiatan.
"Surabaya ini kota yang dibangun dengan syariat agama, jadi kita jangan coreng nama Surabaya dengan hal seperti itu," tutur Eri di Graha Sawunggaling kompleks Balai Kota Surabaya, Jumat (24/10).
Di hadapan lebih dari seratus GM hotel se-Surabaya, Eri mengajak semua pihak untuk berkomitmen dalam menjaga citra Kota Pahlawan. Jangan sampai tercoreng dengan ulah segelintir orang, seperti pesta maksiat.
Sebagai upaya pencegahan, Pemkot Surabaya menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memberikan pelatihan kepada staf agar lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan kerja mereka.
"Pelatihan ini, nantinya aka melibatkan beberapa pihak. Selain teman-teman hotel tentunya, juga ada dari pihak kepolisian dan beberapa lembaga lain," imbuh orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut.
Eri Cahyadi juga meminta agar pihak hotel segera melapor ke pihak kepolisian atau 112, apabila mengetahui ada aktivitas mencurigakan. Misalhya, saat satu kamar terpantau dimasuki oleh lebih dari dua atau empat orang.
"Orang kan harus punya insting ketika hotel dimasuki beberapa orang. Itu yang harus dilakukan di semua hotel. Dan komitmen itu yang akan dijaga dan dikerjakan oleh hotel yang ada di Surabaya," beber Eri.
Langkah tersebut perlu diperhatikan, mengingat saat ini, Kota Surabaya tengah mengangkat kembali roda perekonomian lewat event sport tourism, yang membuat beberapa sektor seperti, hotel, juga ikut tumbuh.
Kemudian sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Surabaya sangat bergantung pada sektor jasa. Karena itu, Eri mengajak pelaku perhotelan menjaga citra Surabaya agar tetap menarik bagi wisatawan.
"Bagaimanapun pertumbuhan ekonomi Surabaya dipengaruhi betul oleh hotel, sehingga kita harus bersama-sama menjaga agae hotel tetap hidup, tetapi jangan sampai maksiat juga terjadi di sana," pungkas Eri.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
