
Foto: Usai Geger Pesta Sesama Jenis, Walkot Surabaya Eri Cahyadi Bakal Panggil Semua Manajemen Hotel. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam waktu dekat, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akan memanggil dan mengumpulkan seluruh manajemen penginapan, hotel, maupun apartemen yang beroperasi di Kota Pahlawan.
Hal ini dilakukan setelah insiden penggerebekan pesta terlarang sesama jenis (gay) di salah satu hotel kawasan Ngagel, Surabaya, yang sedang menjadi buah bibir di masyarakat pada Minggu dini hari (19/10).
“Kita buat pakta integritas untuk memperkuat pengawasan karena Surabaya ini memang tidak lepas dari pelayanan jasa, maka kita perlu membuat komitmen dengan seluruh pemilik hotel," tutur Eri di Surabaya, Selasa (21/10).
Menurutnya, komitmen ini penting dilakukan agar insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Dalam kesempatan ini, Eri kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak bisa bergerak sendiri.
"Saya meminta untuk sama-sama memperkuat pengawasan. Kan nggak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar masuk lebih dari tiga orang. Nanti akan kita buat semacam pakta integritas untuk menjaga keamanan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Eri juga menyinggung soal pentingnya edukasi agar anak-anak muda tidak terjerumus ke tindakan-tindakan yang melanggar norma, seperti pesta terlarang sesama jenis.
Melalui Kampung Pancasila, warga, terutama orang tua akan diberi pemahaman untuk menjaga anak-anaknya. Pihak sekolah juga akan dilibatkan untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan negatif.
"Untuk siswa yang SMA, nanti kita akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur. Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama (agar insiden serupa tidak terulang lagi)," tukas Eri.
Sebelumnya, Satsamapta Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonokromo mengamankan 34 pria dalam penggerebekan pesta sesama jenis di salah satu hotel bintang 4 kawasan Ngagel, Minggu dini hari (19/10).
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada pesta sesama jenis di hotel tersebut.
Saat penggerebekan berlangsung, puluhan pria kedapatan sedang asyik berpesta di kamar hotel. Bahkan, beberapa pria diantaranya ditemukan dalam keadaan tanpa busana di satu kamar yang sama.
"Mereka diduga tengah melakukan kegiatan tidak sesuai norma kesusilaan. (34 pria) kita bawa ke Mako Polrestabes Surabaya, kami masih melakukan pemeriksaan, perkembangan nanti akan disampaikan," tutur AKBP Erika.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, puluhan pria yang didapati asyik berpesta itu berasal dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, hingga Bandung. Rentang usia mereka diperkirakan 35 - 40 tahun.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
