Ratusan Polisi Dikerahkan Kawal Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan ada sekitar 49 orang yang diduga masih tertimbun dalam reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Pasalnya hingga hari keenam pencarian, Sabtu (4/10) sekitar pukul 9.37 WIB, korban yang sudah ditemukan berjumlah 118 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 14 korban meninggal dunia.
Jika merujuk pada data yang diberikan pihak pondok pesantren, yakni 167 orang, maka diperkirakan masih ada 49 orang dalam daftar pencarian, serta diduga masih tertimbun dalam reruntuhan bangunan.
"Yang sekarang masih hilang ada 49. Apakah yakin 49 itu ada di situ? Kita semua nggak tahu. Karena kan ada di reruntuhan. Mudah-mudahan sama dengan data dari ponpes (tidak bertambah)," ujar Suharyanto, Sabtu (4/10).
Ia menegaskan bahwa data yang ada masih sementara alias dugaan. Data korban yang pasti atau valid baru akan diketahui setelah proses evakuasi rampung dan operasi pencarian resmi ditutup.
Suharyanto menyebut fokus operasi hari keenam ini, Sabtu (4/10) adalah pengangkatan dan pembersihan material bangunan, sehingga keberadaan korban yang diduga di lantai dasar bisa dievakuasi.
"Progres pengangkutan saya rasa 2 hari ini kerja maksimal ya. Kira-kira berapa persen? sekitar 40 persen. Kok lama sekali, dua hari cuma dapat 40 persen? rekan-rekan bisa lihat ke sana, ini balok-baloknya kan besar," imbuhnya.
Selain material yang berukuran besar, jasad korban yang masih ada di balik reruntuhan juga menjadi pertimbangan. Oleh karena itu, Suharyanto mengatakan proses pengangkatan tetap dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.
Ketika ditanya soal target rampungnya proses pengangkatan material, Suharyanto enggan berandai-andai. Yang jelas, Tim SAR gabungan bergerak secepat mungkin untuk menemukan korban yang masih hilang.
"Semua alat berat di situ. Ya nanti targetnya secepat mungkin. Mudah-mudahan nanti satu hari ini. Kalau kemarin dua hari 40 persen, ya sekarang tambah 20 atau 30 persen lagi," tukasnya.
Kronologi Singkat
Bangunan Musala tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. Insiden tragis ini terjadi saat santri Pondok Pesantren Al Khoziny sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua.
Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. Puluhan santri diduga masih terjebak dalam reruntuhan. Tim SAR pun terus berupaya mengevakuasi korban dengan menggunakan alat berat (ekskavator dan crane).
Hingga Sabtu (4/10) pukul 09.28 WIB, sebanyak 118 orang korban berhasil dievakuasi, baik secara mandiri maupun oleh Tim SAR, dengan rincian 104 selamat dan 14 korban meninggal dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
