
Ilustrasi pasar tradisional di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, pasar lebih dari sekedar pusat transaksi. Pasar merupakan urat nadi perekonomian rakyat sekaligus penopang pembangunan di daerah tersebut.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga eksistensi pasar tradisional.
Ada dua jenis pengelolaan pasar tradisional di Surabaya. Ada yang dikelola oleh PD Pasar Surya, sementara sisanya berada bawah tangung jawab Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag).
"Kalau Bagian Perekonomian itu sebagai pembina dari BUMD, karena PD Pasar merupakan salah satu BUMD yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya, maka di bawah pembinaan kami,” ujar Vykka di Surabaya, Sabtu (27/9).
Vykka menegaskan pengelolaan pasar tradisional tidak hanya fokus untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga mendorong ekonomi masyarakat.
“Ekonomi UMKM mikro itu penting karena mereka adalah fondasi kita untuk bagaimana Kota Surabaya ini bertumbuh ekonominya,” imbuhnya.
Tebukti, pertumbuhan ekonomi Surabaya pada triwulan II mencapai 5,24 persen. Angka ini mengungguku rata-rata provinsi dan nasional. Karena itu, Pemkot Surabaya akan terus melakukan penguatan pasar-pasar tradisional.
Vykka mengungkapkan saat ini ada sekitar 13 pasar tradisional yang dilakukan revitalisasi. Namun, ia memastikan bahwa revitalisasi akan terus dilakukan secara bertahap di tahun mendatang.
"Sampai sekarang ada 13 revitalisasi pasar, dan tahun depan bertahap kami lakukan lagi. Pasar Keputran Selatan akan dibangun baru dan khusus untuk ayam supaya secara perekonomian bisa berputar,” terang Vykka.
Tidak hanya itu, Vykka mengungkap bahwa ke depan, revitalisasi akan menyasar pasar-pasar strategis. Salah satu yang masuk dalam daftar revitaslisasi adalah Pasar Blauran dan Pasar Tunjungan.
“Nanti konsepnya PD Pasar Surya akan berubah menjadi Perseroda. Jadi dia lebih seperti PT, bisa bekerjasama dengan investor, tidak hanya dengan penyertaan modal (dari Pemkot Surabaya)," tukas Vykka.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
