
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin Apel Bela Pasukan Pengamanan dan Penertiban Jalur Pedestrian, serta Saluran Air pada Selasa (16/5).
Kegiatan itu diikuti kepala perangkat daerah (PD), camat, lurah, beserta satgas dinas lingkungan hidup (DLH), dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM), dinas perhubungan (Dishub), BPBD, dan Satpol PP Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan setiap satgas dari masing-masing PD memiliki tugas menjaga jalur pedestrian dan saluran air. Ratusan satgas tersebut diterjunkan di 28 ruas jalur pedestrian di Kota Surabaya.
”Se-Surabaya jalur pedestrian ada 28 ruas, jadi setiap ruas ada yang bertugas, sehingga ada yang bertanggung jawab. Jadi harus membersihkan dan memantau,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Menurut Wali Kota Eri Cahyadi, pembentukan Satgas untuk merawat jalur pedestrian. Itu merupakan salah satu contoh pelaksanaan ASN (aparatur sipil negara) yang tidak wajib bekerja di dalam kantor.
”Jadi kalau kita bicara tentang DLH, output-outcome adalah kebersihan di jalur pedestrian. Jadi keberhasilan di titik ini adalah satu grup. Maka dia bisa mendapatkan output-outcome 100 persen, sehingga dia punya tunjangan kinerja 100 persen,” terang Eri.
Eri mencontohkan dalam menjaga kebersihan dan keamanan di jalur pedestrian, Dishub dan Satpol PP Surabaya dapat menghubungi Satgas DLH untuk melakukan pembersihan jika ada yang kotor. Itu memperkuat sinergi dan kolaborasi antar PD di lingkup Pemkot Surabaya.
”Jadi bukan persaingan tetapi keberhasilan pemkot ketika semua PD menjadi satu. Karena tidak ada bedanya teman-teman satgas tenaga kontrak dengan ASN Sehingga menjaga Surabaya ini ada rasa kekeluargaan,” ujar Eri.
Eri mengungkapkan, dalam satu kelompok satgas, tidak hanya bertugas di satu ruas jalur pedestrian saja, tetapi juga di beberapa ruas lain. Mereka tidak hanya mengawasi dan membersihkan jalur pedestrian saja melainkan juga melihat saluran air.
”Di dalam jalur pedestrian yang ada kabel fiber optik, ada izin atau tidak, maka ditata. Sehingga fiber optik ini kalau tidak jelas atau berserakan bisa membuat aliran air tidak lancar, bahkan sampah bisa tersumbat di sana,” papar Eri.
Wali Kota Eri Cahyadi berencana untuk bertemu dan berkoordinasi dengan Kapolrestabes Surabaya mengenai antisipasi pengguna jalan yang melawan arus lalu lintas.
”Saya tidak ingin warga kecelakaan, jadi saya akan koordinasi dengan kepolisian. Saya tata dulu jalur pedestrian dan saluran air untuk kebersihan,” terang Eri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
