Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Juni 2025 | 02.40 WIB

Tiga Calon Kepala Sekolah Rakyat di Gresik Ikut Seleksi, 75 Calon Siswa Diverifikasi 3 Kali

Dinas Sosial Gresik konfrimasi tentang perkembangan Sekolah Rakyat. (Galih Wicaksono/Jawa Pos) - Image

Dinas Sosial Gresik konfrimasi tentang perkembangan Sekolah Rakyat. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)

JawaPos.com - Operasional Sekolah Rakyat (SR) tinggal beberapa langkah lagi. Saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah melakukan tiga kali verifikasi hingga 75 calon siswa dipastikan tepat sasaran. Sembari menyiapkan sumber daya manusia (SDM), logistik dari Kemensos pun sedang dalam pengiriman.

Kepala Dinsos Gresik dr Ummi Khoiroh mengatakan, seleksi calon siswa cukup ketat. Proses ini dimulai dari verifikasi pendamping PKH, lalu diverifikasi door to door kembali oleh koordinator kecamatan, dan verifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kemarin sudah pencocokan dengan BPS, kemudian dikeluarkan berita acara terhadap 75 calon siswa. Dari data tersebut, kemudian dikirimkan ke Kemensos,” ucapnya.

Untuk pengiriman logistik, baik berupa seragam, mukena, dan perlengkapan lainnya, bisa dikirim setelah tahapan selesai. Ummi menyebut seluruh tahapan sudah dilalui dan laporan sudah dikirim. “Kemarin kita dapat konfirmasi terkait pengiriman. Kemungkinan dalam minggu ini logistik sudah sampai di Gresik,” imbuhnya.

Dokter alumnus Universitas Airlangga itu menyebut bahwa persiapan calon siswa sudah hampir tuntas. Pengukuran seragam hingga sejumlah tes sudah dilakukan. Tinggal tes kesehatan yang baru akan dilakukan menjelang masuk sekolah mendatang.

SR di SMPN 30 Gresik itu nantinya membutuhkan sekitar 47 pegawai. Saat ini, sedang berlangsung seleksi kepala sekolah. “Ada lima calon kepala sekolahnya. Ini yang melakukan seleksi Kementerian Pendidikan,” imbuhnya.

Namun untuk guru yang akan mengajar di SR nanti, ditetapkan langsung oleh Kementerian. Jumlahnya ada 22 pengajar.

Sedangkan daerah bisa menyiapkan tenaga kependidikan seperti TU, juru masak, wali asuh, hingga cleaning service. “Ini nanti pakai realikasi pegawai. Harus berasal dari komponen ASN, baik PNS, PPPK, maupun THL yang pernah ikut tes CAT,” jelas Ummi.

Meski begitu, para siswa baru dimungkinkan belajar di SR pada Agustus mendatang. Namun selama tahun ajaran baru sudah dimulai proses belajar mengajar siswa baru, Ummi masih menunggu instruksi. “Kemungkinan ada polanya. Karena Gresik ini jadi 100 SR pertama di Indonesia,” pungkasnya. (son)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore