Marhamah, 104 tahun, jamaah haji tertua se-Jawa Timur asal Pamekasan. (Dokumentasi PPIH Embarkasi Surabaya)
JawaPos.com - Memiliki tubuh bugar dan panjang umur merupakan dambaan setiap orang. Menunaikan ibadah juga menjadi idaman setiap muslim. Itulah yang membuat Marhamah tak berhenti mengucap syukur.
Genap berusia 104 tahun, nenek asal Desa Palengan Laok, Kabupaten Pamekasan ini menjadi jamaah haji tertua se-Jawa Timur pada musim haji 2025. Menariknya, kebugaran fisik Marhamah tidak lekang oleh waktu.
Kebugaran Marhamah tak hanya tampak dari semangatnya, tetapi juga dari penampilannya. Kulitnya yang sawo matang masih tampak kencang, membuat banyak orang terkejut saat tahu usianya lebih dari satu abad.
Ayyamah, 40 tahun, anak kedelapan Marhamah mengungkap rahasia awet muda Ibundanya sederhana, yakni rajin shalat wajib dan sunah, membaca shalawat nariyah, serta disiplin dalam menjaga pola makan.
“Ibu saya ini tidak mau makan nasi dari magic com. Kalau mau makan nasi harus dimasak secara tradisional di kompor," ujar Ayyamah, mewakili ibundanya, ditemui di Asrama Embarkasi Surabaya pada Kamis (29/5).
Kata Ayyamah, Marhamah hanya mengonsumsi makanan rebus dan menghindari makanan mengandung bahan pengawet. Rupanya, pola makan sehat ini juga diterapkan ayahnya yang kini berusia 108 tahun.
"Alhamdulillah di usia memasuki 104 tahun, ibu masih sehat hanya pendengarannya sudah berkurang kemampuannya. Tetapi beliau ini tidak punya sakit diabetes maupun hipertensi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ayyamah menceritakan bahwa sang ibu sudah lama ingin berhaji. Namun, kondisi ekonomi keluarga ditambah merawat 10 keluarga, tidak memungkinkan Marhamah untuk naik haji lebih awal.
Meski begitu, hal tersebut bukan penghalang bagi Marhamah. Ketika masih muda, ia gigih bekerja sebagai petani. Bermacam-macam tanaman ia tanam, mulai dari tembakau, kangkung, bayam, hingga kacang.
Dari hasil bertani, uangnya ia sisihkan untuk ditabung di celengan bambu demi mewujudkan impian lama menjadi Tamu Allah. Nominalnya tak menentu, tergantung rezeki yang ada setiap harinya.
“Biasanya kalau punya uang 100 ribu, yang 30 ribu ditabung di celengan bambu. Seperti itu selama bertahun-tahun. Pas sudah 25 juta, uang yang terkumpul, langsung digunakan untuk mendaftar haji tahun 2019," tukas Ayyamah.
Sebentar lagi, impian Marhamah akan terwujud. Ia dan anaknya dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada Jumat (30/5) pukul 15.05 WIB.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
