Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 13.32 WIB

Ini Rahasia Awet Muda dan Sehat ala Jamaah Haji Tertua se-Jatim di Usia 104 Tahun

Marhamah, 104 tahun, jamaah haji tertua se-Jawa Timur asal Pamekasan. (Dokumentasi PPIH Embarkasi Surabaya)

JawaPos.com - Memiliki tubuh bugar dan panjang umur merupakan dambaan setiap orang. Menunaikan ibadah juga menjadi idaman setiap muslim. Itulah yang membuat Marhamah tak berhenti mengucap syukur.

Genap berusia 104 tahun, nenek asal Desa Palengan Laok, Kabupaten Pamekasan ini menjadi jamaah haji tertua se-Jawa Timur pada musim haji 2025. Menariknya, kebugaran fisik Marhamah tidak lekang oleh waktu.

Kebugaran Marhamah tak hanya tampak dari semangatnya, tetapi juga dari penampilannya. Kulitnya yang sawo matang masih tampak kencang, membuat banyak orang terkejut saat tahu usianya lebih dari satu abad.

Ayyamah, 40 tahun, anak kedelapan Marhamah mengungkap rahasia awet muda Ibundanya sederhana, yakni rajin shalat wajib dan sunah, membaca shalawat nariyah, serta disiplin dalam menjaga pola makan. 

“Ibu saya ini tidak mau makan nasi dari magic com. Kalau mau makan nasi harus dimasak secara tradisional di kompor," ujar Ayyamah, mewakili ibundanya, ditemui di Asrama Embarkasi Surabaya pada Kamis (29/5).

Kata Ayyamah, Marhamah hanya mengonsumsi makanan rebus dan menghindari makanan mengandung bahan pengawet. Rupanya, pola makan sehat ini juga diterapkan ayahnya yang kini berusia 108 tahun.

"Alhamdulillah di usia memasuki 104 tahun, ibu masih sehat hanya pendengarannya sudah berkurang kemampuannya. Tetapi beliau ini tidak punya sakit diabetes maupun hipertensi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ayyamah menceritakan bahwa sang ibu sudah lama ingin berhaji. Namun, kondisi ekonomi keluarga ditambah merawat 10 keluarga, tidak memungkinkan Marhamah untuk naik haji lebih awal.

Meski begitu, hal tersebut bukan penghalang bagi Marhamah. Ketika masih muda, ia gigih bekerja sebagai petani. Bermacam-macam tanaman ia tanam, mulai dari tembakau, kangkung, bayam, hingga kacang.

Dari hasil bertani, uangnya ia sisihkan untuk ditabung di celengan bambu demi mewujudkan impian lama menjadi Tamu Allah. Nominalnya tak menentu, tergantung rezeki yang ada setiap harinya.

“Biasanya kalau punya uang 100 ribu, yang 30 ribu ditabung di celengan bambu. Seperti itu selama bertahun-tahun. Pas sudah 25 juta, uang yang terkumpul, langsung digunakan untuk mendaftar haji tahun 2019," tukas Ayyamah.

Sebentar lagi, impian Marhamah akan terwujud. Ia dan anaknya dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada Jumat (30/5) pukul 15.05 WIB.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore