
Ilustrasi jasad bayi. Dok JawaPos
JawaPos.com - Umar Usman masih gemetaran saat ditemui Jawa Pos di Depo Sampah Citraland, Kamis (22/5). Dia tidak menyangka bakal menemukan hal luar biasa saat melakukan pekerjaannya.
Pagi itu, seperti biasa Umar memilah sampah di antara gunungan plastik dan limbah rumah tangga. Namun, ada yang aneh saat dia menyentuh sebuah tas plastik berwarna merah di tumpukan sampah itu.
Dari balik tumpukan, terlihat telinga mungil menyembul. "Awalnya saya kira kucing. Tapi kok ada rambut, ada idung," ucap Umar dengan suara bergetar.
Saat itulah dia sadar, benda dalam kantong itu adalah jasad bayi. Tanpa pikir panjang, Umar memanggil dua rekannya, Uman Sutrisno dan Nuri, lalu melaporkan temuan itu ke atasannya.
Pihak depo langsung menghubungi Polsek Lakarsantri. "Saya sampai lemas, Mas. Sudah bengkak dan baunya mulai terasa. Saya enggak nyangka," tambah pria asal Driyorejo itu.
Menurut dia, sampah tersebut masuk ke depo pada Rabu sore. Kemungkinan pengambilan sampahnya dilakukan pagi harinya.
Di mana titik pengambilannya, Umar mengaku tidak tahu. Sebab, sampah yang diambil truk pengangkut itu diambil dari beberapa titik di Citraland.
Kapolsek Lakarsantri AKP Sandi Putra membenarkan penemuan bayi tersebut. Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Depo TPA Citraland, Jalan Alas Malang No 105, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.
"Saat olah TKP, kami menemukan jasad bayi dalam kantong plastik merah kecil yang dimasukkan lagi ke trash bag hitam," jelas Sandi.
Dari hasil identifikasi, bayi memiliki panjang tubuh 53 cm, tanpa ari-ari. Di lokasi juga ditemukan celana dalam perempuan dan bekas pembalut.
Bagian kepala bayi mengalami pecah, diduga akibat tertindih tumpukan sampah. Selain itu, terdapat luka terbuka di perut bagian kanan. Kondisinya sudah membusuk, menandakan bayi sudah meninggal setidaknya sejak sehari sebelumnya.
"TKP sudah rusak karena saksi sempat memindahkan kantong plastik. Tapi berdasarkan keterangan, sampah tersebut berasal dari lingkungan Citraland dan masuk depo Rabu sore," lanjut Sandi.
Polisi kini menelusuri asal pasti kantong tersebut dengan memeriksa rute truk pengangkut sampah. Jasad bayi kemudian dibawa ke kamar mayat RS Bhakti Dharma Husada (BDH) untuk dilakukan visum luar dan dalam.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
