Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 05.19 WIB

Institute STTS Pecahkan Rekor MURI dengan Kecerdasan Buatan, 1,6 Juta Cerita Humor Diciptakan

Lukman Zaman (kiri) bersama rektor Institut STTS Arya Tandy Hermawan. (Juliana Cristy/JawaPos.com) - Image

Lukman Zaman (kiri) bersama rektor Institut STTS Arya Tandy Hermawan. (Juliana Cristy/JawaPos.com)

Lukman Zaman (kiri) bersama rektor Institut STTS Arya Tandy Hermawan. (Juliana Cristy/JawaPos.com)

JawaPos.com-Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institute STTS) mencatatkan prestasi nasional membanggakan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara kreatif. Tak tanggung-tanggung, dua rekor MURI sekaligus berhasil diraih. 

Rekor pertama diberikan kepada Institute STTS sebagai kampus pelopor dalam eksplorasi cerita humor menggunakan AI. Sedangkan rekor kedua secara personal diberikan kepada Lukman Zaman, Dosen Teknik Informatika dan DKV Institut STTS atas pencapaiannya menciptakan lebih dari 1,6 juta cerita humor menggunakan kecerdasan buatan, terbanyak di Indonesia.

Dalam proses kreatifnya, Lukman mengembangkan sistem berbasis AI yang mampu menghasilkan cerita-cerita lucu dalam skala masif. Dengan menggabungkan ribuan pasangan kata dan menerapkan algoritma prompt yang kompleks, sistem tersebut menghasilkan cerita humor orisinal dalam waktu singkat—lebih dari 1,5 juta dalam kurun tiga bulan.

"Kalau kita baca satu cerita selama tiga menit, maka butuh waktu lebih dari lima tahun untuk menamatkan semuanya," ujar Lukman.

Keberhasilan ini merupakan hasil riset dan eksperimen intensif selama lebih dari setahun. Lukman menyempurnakan pola penulisan plot humor agar dapat ditangkap dan diproses oleh AI secara efektif, sehingga tiap cerita tetap mengandung elemen kejutan, punchline, dan relevansi budaya Indonesia.

“Ini bentuk kolaborasi kreatif antara manusia dan teknologi. AI bukan untuk menggantikan kreativitas, tapi memperluas kemungkinannya,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi pusat unggulan pengembangan AI di Indonesia.

Rektor Institut STTS Arya Tandy Hermawan, mengapresiasi prestasi ini sebagai bukti bahwa teknologi bisa dimanfaatkan secara menyenangkan dan edukatif. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya tahu teori, tapi juga mampu menciptakan sesuatu yang berdampak. Ini membuktikan bahwa AI bisa diintegrasikan ke berbagai bidang, bahkan humor,” ujarnya.

Institut STTS menyambut hangat keberhasilan ini dan berharap dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, hingga pelaku industri kreatif. Mereka juga menegaskan kembali komitmen sebagai AI Campus, yakni kampus yang memajukan teknologi kecerdasan buatan tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga untuk inovasi lintas disiplin. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore